Ia juga mengatakan BRIN sampai saat ini pun tetap fokus untuk kesehatan terutama Covid-19.
“Sejak awal-awal covid masih Kemenristek, ya kita menjadi tulang punggung utama. Itu termasuk perkembangan vaksin merah putih oleh 7 tim dan masih belanjut sampai tahun ini. Fokus kita hingga saat ini pun untuk Kesehatan yaitu riset penanganan Covid, meskipun fokusnya lebih kita tekankan pada dua hal yaitu pengembangan vaksin merah putih karena banyak masalah keterlambatan dan yang kedua terkait perkembangan alat deketksi non pcr yang bisa lebih murah," katanya.
"Ini kenapa penting? Karena ini tidak hanya penting untuk Covid, jadi misalnya untuk vaksin, di Indonesia itu belum pernah ada satu tim periset pun yang punya pengalaman mengembangkan vaksin, mau vaksin hewan ataupun vaksin manusia itu kita baru tahu gara-gara pandemi itu, meskipun kita produsen vaksin besar di dunia gitu ya, tetapi kita selalu beli lisensi,” tutupnya menjelaskan.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.