Share

BNPB: Dua Hektare Sawah dan 26 Rumah Warga Terancam Tertimbun Longsor di Sumedang

Tim Okezone, Okezone · Senin 17 Januari 2022 05:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 17 340 2533158 bnpb-dua-hektare-sawah-dan-26-rumah-warga-terancam-tertimbun-longsor-di-sumedang-stEAGCKJLr.jpg Longsor Sumedang (Foto: BNPB)

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang melaporkan 2 hektare sawah tertimbun longsor dan 26 unit rumah yang dekat longsoran terancam tertimbun longsor di Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada Minggu 16 Januari 2021.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan bahwa longsor terjadi pascahujan dengan intensitas hujan cukup tinggi melanda pada pukul 13.20 sampai dengan pukul 16.00 WIB yang mengakibatkan tebing dengan ketinggian sekitar 150 meter dan lebar sekitar 80 meter longsor, serta berdampak 2 hektar sawah tertutup dan sebagian sawah terbawa longsoran hingga menutup aliran sungai Cipo.

"Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Sumedang terus melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Mengantisipasi longsoran susulan, BPBD mengarahkan masyarakat untuk mengungsi sementara ke rumah Saudara," ujarnya, Senin (17/1/2022).

Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk 16 hingga 17 Januari berpotensi hujan ringan hingga sedang.

Baca juga: Puluhan Rumah Terendam Banjir Akibat Hujan Deras di Kabupaten Konawe

Dengan adanya peringatan dini dari BMKG tersebut, BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, angin puting beliung maupun tanah longsor.

Baca juga: Kepala BNPB Minta Perbaikan Rumah Warga Terdampak Gempa Banten Segera Dilakukan

"Adapun langkah-langkah pencegahan terjadi longsor yang dapat dilakukan seperti Jangan menebang pohon di sekitar lereng, melestarikan vegetasi dan memperbaiki drainase permukaan dan bawah permukaan tanah," kata dia.

(fkh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini