Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Teriakan "Sayang" dari Kapolsek Urungkan IRT Ini Lompat dari Menara Sutet

Antara , Jurnalis-Rabu, 19 Januari 2022 |04:01 WIB
Teriakan
Foto: istimewa
A
A
A

PEKANBARU - Seorang ibu rumah tangga nekat ingin melompat dari menara sutet memiliki tegangan 150.000 volt dengan ketinggian 40 meter lebih di Kota Pekabaru. Namun, hal itu urung dilakukan setelah teriakan Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Manapar Situmeang.

Kalimat "Sayang ayo turun" dari Kompol Manapar mampu mengubah segalanya, dan membuat wanita depresi ini akhirnya turun. Hal ini terjadi pada Julidar (46), warga Jalan Cinta Budi Kelurahan Mentangor, Kecamatan Kulim Pekanbaru, Riau.

Baca juga: Bertengkar dengan Istri, Dokter Ini Coba Bunuh Diri dengan Jarum Suntik

Sebelumnya, Julidar diketahui nekat memanjat tower SUTET yang ada sekitar Perum Hangtuah Cipta Residence Jalan Cinta Budi RT 02 RW 11 Kelurahan Mentangor Kecamatan Kulim, Senin (17/1) sekitar pukul 05.10 WIB.

Aksi ibu rumah tangga yang cukup membahayakan ini bukan kali pertama. Julidar diketahui telah tiga kali menaiki menara sutet. Yang bersangkutan diduga mengalami depresi sejak lama.

Baca juga: Heboh Bunuh Diri di Sekolah, Polisi Temukan 2 Video Permintaan Maaf untuk Ibu dan Pacar

Segala upaya telah dilakukan untuk merayu Julidar agar turun. Namun, ucapan suami, hingga teriakan warga pun tak dihiraukan. Julidar mau turun dari atas tower sutet PLN bertegangan 150.000 volt tersebut asalkan Pak Polisi mau berteriak "sayang" kepadanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement