Share

Sejarah Hari Ini: Pendiri Uni Soviet, Vladimir Lenin Meninggal Dunia

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 21 Januari 2022 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 18 2535257 sejarah-hari-ini-pendiri-uni-soviet-vladimir-lenin-meninggal-dunia-zN708AHzGV.jpeg Vladimir Lenin. (Foto: BBC)

JAKARTA – Pada 21 Januari 1924, Vladimir Lenin, arsitek Revolusi Bolshevik dan pemimpin pertama Uni Soviet meninggal dunia. Lenin meninggal akibat pendarahan otak di usia 54 tahun.

Pada awal 1890-an, Lenin meninggalkan karier hukumnya untuk mengabdikan dirinya pada studi Marxis dan provokasi aktivitas revolusioner di kalangan pekerja Rusia.

BACA JUGA: Diterjang Dua Peluru dari Jarak Dekat, Pemimpin Soviet Selamat dari Upaya Pembunuhan

Dilansir dari History, setelah ditangkap dan diasingkan ke Siberia pada 1897, Lenin kemudian melakukan perjalanan ke Eropa Barat, di mana pada 1903 ia mendirikan faksi Bolshevik dari Partai Pekerja Sosial Demokrat Rusia. Bolshevik adalah partai militan revolusioner profesional yang berusaha menggulingkan pemerintahan Tsar dan mendirikan pemerintahan Marxis sebagai gantinya.

Pada 1905, para pekerja memberontak di seluruh Rusia, tetapi baru pada 1917, dan keterlibatan Rusia dalam Perang Dunia I yang sangat merugikan, Lenin menyadari bahwa kesempatan untuk revolusi Komunis telah datang.

BACAJUGA: 92 Tahun Setelah Kematian, Jasad Diktator Soviet Masih Terjaga

Pada Maret 1917, garnisun tentara Rusia di Petrograd membelot ke perjuangan Bolshevik, dan Tsar Nicholas II terpaksa turun tahta. Lenin segera meninggalkan Swiss dan melintasi garis musuh Jerman untuk tiba di Petrograd pada 16 April 1917.

Enam bulan kemudian, di bawah kepemimpinannya, kaum Bolshevik merebut kekuasaan di Rusia, dan Lenin menjadi diktator virtual negara tersebut. Namun, perang saudara dan intervensi asing menunda kendali penuh Bolshevik atas Rusia hingga 1920.

Pemerintah Lenin menasionalisasi industri dan mendistribusikan tanah, dan pada 30 Desember 1922, Uni Republik Sosialis Soviet (USSR) didirikan.

Setelah kematian Lenin pada awal 1924, tubuhnya dibalsem dan ditempatkan di sebuah mausoleum dekat Kremlin Moskow. Petrograd berganti nama menjadi Leningrad untuk menghormatinya. Rekan revolusioner Lenin, Joseph Stalin menggantikannya sebagai pemimpin Uni Soviet.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini