Share

Wabah Covid-19 Mengganas, Evakuasi Dilakukan di Pangkalan Antartika

Susi Susanti, Okezone · Sabtu 22 Januari 2022 18:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 22 18 2536251 wabah-covid-10-mengganas-evakuasi-dilakukan-di-pangkalan-antartika-VUbL32Ya92.jpg Covid-19 mengganas, evakuasi dilakukan di pangkalan Antartika (Foto: Reuters)

ANTARTIKA - Sembilan anggota staf yang tidak divaksinasi dan terinfeksi Covid-19 telah dievakuasi ke Buenos Aires, Argentina setelah lebih dari setengah dari 43 ilmuwan dan personel militer yang ditempatkan di fasilitas Antartika di Hope Bay dinyatakan positif Covid-19. Hal ini diungkapkan Patricia Ortuzar, peneliti kutub yang mengepalai departemen urusan Antartika pemerintah Argentina.

Ortuzar mengatakan kepada kantor berita AFP, tak satu pun dari mereka yang dites positif memiliki gejala, tetapi mereka yang tidak divaksinasi telah dievakuasi sebagai tindakan pencegahan. Sisa dari mereka yang terinfeksi telah diinokulasi, dan diputuskan mereka harus tetap berada di stasiun.

Baca juga: Wabah Covid-19 Mencapai Antartika, 36 Orang Positif Terinfeksi

Orang-orang yang dievakuasi telah ditempatkan di La Esperanza sejak sebelum vaksin tersedia di Argentina tahun lalu. Mereka telah menolak untuk diinokulasi sebelum akhir misi mereka karena kekhawatiran mereka mungkin mengembangkan efek samping di lingkungan ekstrem Antartika.

Baca juga: Kasus Covid-19 untuk Pertama Kalinya Dilaporkan di Antartika

Menurut Ortuzar, wabah di La Esperanza dimulai pada 12 Januari lalu, dengan virus kemungkinan dibawa ke pangkalan oleh pendatang baru. Benua paling selatan itu adalah yang terakhir di dunia yang mencatat wabah Covid-19. Kasus pertama dilaporkan pada Desember 2020 di pangkalan Jenderal Bernardo O'Higgins Riquelme Chili.

Argentina memiliki salah satu jejak kaki terbesar di Antartika, dengan enam pangkalan permanen dan tujuh pangkalan yang beroperasi hanya selama musim panas. Populasi permanen sekitar 200 penduduk berlipat ganda di musim panas. Buenos Aires mengklaim sektor Antartika sebagai wilayah nasionalnya, tetapi negara lain tidak mengakuinya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini