JAKARTA - Di masa lampau, terdapat banyak sekali berbagai jenis keris yang terkenal akan kesaktiannya. Salah satunya adalah Keris Taming Sari milik tokoh Hang Tuah.
(Baca juga: Kisah Tragis Raja Jayanegara, Ditikam Abdi Dalem hingga Tewas Mengenaskan)
Hang Tuah merupakan sosok legendaris dan dianggap sebagai pahlawan di daerah Malaka. Dirinya merupakan laksamana Malaka yang juga merupakan pelaut handal di masanya.
Konon, Hang Tuah mendapatkan Keris Taming Sari dari Raja Majapahit, setelah memenangkan pertarungan melawan pendekar dari kerajaan tersebut.
(Baca juga: Saat Gajah Mada Menolak Jabatan Strategis Pimpin Bala Tentara Kerajaan Majapahit)
Kisah ini bermula ketika Sultan Malaka, Sultan Mufazar Shah, mendatangi Kerajaan Majapahit untuk menikahi putri dari kerajaan bercorak Buddha tersebut.
Sultan Mufazar Shah beserta rombongannya disambut dengan suka cita oleh pihak kerajaan. Mereka mengadakan pesta penyambutan untuk rombongan sultan.
Di akhir penyambutan, Taming Sari, sosok pemilik keris sakti tersebut, meminta izin Raja Majapahit untuk menantang keterampilan rakyat Malaka dalam bermain keris.
Raja Majapahit menyetujui permintaan Taming Sari. Adalah Hang Tuah, yang menjawab tantangan Taming Sari untuk bertarung satu lawan satu.
Pertarungan tersebut berjalan dengan seimbang, hingga akhirnya Hang Tuah berhasil menemukan celah untuk menikam Taming Sari.
Anehnya, Taming Sari tidak memiliki luka sedikitpun setelah ditikam. Hang Tuah berpikir kalau Taming Sari mendapat kekuatan dari keris yang dia miliki.
Hang Tuah mengubah strateginya dalam pertarungan. Dirinya memikirkan bagaimana caranya agar dia bisa merebut keris sakti tersebut dari tangan Taming Sari.
Setelah berusaha, akhirnya keris tersebut berhasil terlempar dari genggaman Taming Sari. Dengan cepat Hang Tuah mengambil keris tersebut.