Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Viral! Emak-emak Berdaster Ngamuk Ogah Divaksin

Subhan Sabu , Jurnalis-Rabu, 26 Januari 2022 |10:39 WIB
 Viral! Emak-emak Berdaster <i>Ngamuk</i> Ogah Divaksin
Emak daster ngamuk kepada petugas (foto: tangkapan layar di medsos)
A
A
A

MANADO - Sebuah video memperlihatkan seorang emak-emak memakai daster mengamuk menjadi viral di sosial media. Dalam video berdurasi 2.20 detik itu terlihat ibu tersebut mengamuk di depan petugas kepolisian, diduga karena tidak mau divaksin.

Dalam video tersebut, ibu itu merasa terganggu dan mengeluh sudah berkali-kali didatangi dan diminta untuk divaksin, namun dirinya tetap menolak untuk divaksin.

Jang kurang slalu hari-hari bagini (Jangan selalu tiap hari begini)," kata ibu itu di depan petugas kepolisian, dikutip Rabu (26/1/2022).

Baca juga:   Viral Pria Dayak Pamer Mandau Melayang, Netizen: Pak Edy Tidurnya Nyenyak Gak

Petugas itu pun kemudian menjawab bahwa dia hanya menjalankan tugas saja. "Ya karena percepat, torang (kami) juga hadir di sini bukan maunya torang, kalau mau nya torang ini tidur di rumah, ini pemerintah," kata petugas Polisi itu.

Ibu itu kembali membantah dengan mengatakan bahwa seharusnya dibicarakan, karena Indonesia sekarang sudah tidak dijajah.

"Ngoni (kalian) kan bisa babicara (bercerita) Indonesia kan sudah tidak dijajah, kenapa sekarang masyarakat merasa sama dengan dijajah," kata Ibu itu lagi.

Baca juga:  Bule Ungkap Perilaku Orang Indonesia, Sempat Mengira Akan Dirampok Endingnya Malah Begini

Meski dijelaskan berkali-kali oleh anggota kepolisian itu namun ibu tersebut tetap tak mau untuk divaksin. Bahkan terlihat amarah ibu itu kian meningkat. Dia malah mencontohkan tetangganya yang menurutnya dalam keadaan sakit karena divaksin.

"Torang (kami) tidak mau jadi begitu, torang nimau (tidak mau) selesai di vaksin terus jadi begitu (sakit), torang nimau ambil resiko," ujar ibu itu lagi.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement