Share

3 Atlet Beladiri Wanita Diduga Alami Pelecehan Seksual oleh Pelatihnya

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 27 Januari 2022 12:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 27 340 2538615 3-atlet-beladiri-wanita-diduga-alami-pelecehan-seksual-oleh-pelatihnya-5IuaS79bkm.jpg Foto: Illustrasi freepick

MALANG - Dugaan pelecehan seksual menimpa tiga orang atlet cabang olahraga (cabor) beladiri. Ketiga atlet perempuan yang diduga menerima pelecehan seksual yakni ES (18), RDS (20), dan RJ (20).

Dari informasi yang dihimpun, ketiganya diduga mengalami perlakuan pelecehan seksual oleh sang pelatih sendiri berinisial MR, warga Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Ketiga terduga korban itu akhirnya melaporkan ke Mapolres Malang, pada Rabu malam (26/1/2022) kemarin.

Baca juga:  Ayah Ini Kaget Pergoki Anaknya Sedang Indehoy dengan Kekasih di Kamar

Kuasa hukum korban Dwi Indro Tito Cahyono menuturkan, dari tiga terduga korban, baru dua orang yang melaporkan ke kepolisian.

"Iya, sementara ini ada dua pelaku yang baru berani melaporkan tindakan pelecehan yang dialaminya," ujar Dwi Indro, saat dikonfirmasi, Kamis (27/1/2022).

Baca juga:  Tega! Ayah Lecehkan Anak Tirinya di Perkebunan Sawit

Keduanya disebut Dwi Indro adalah ES dan RDS, yang menerima perlakuan pelecehan seksual dengan cara diraba di bagian tubuh sensitifnya.

"Tempat persetubuhan dilakukan di rumah pelaku. Sedangkan korban yang diraba ini terjadi di tempat latihan," ungkapnya

Dirinya menambahkan, tak hanya sekali aksinya menimpa korban. Bahkan dari penuturan korban diduga aksi ini telah berulangkali.

"Salah satu korban, ES ini mengaku sudah disetubuhi 7 kali. Kalau korban yang diraba mengaku sering terjadi di tempat latihan," tuturnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Malang, AKP Donny Bara'langi membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari terduga korban pelecehan seksual tersebut.

"Iya, kami telah menerima laporan dari terduga pelaku," kata Donny.

Pihaknya masih melakukan penyelidikan dan melengkapi alat bukti mendalami dugaan kasus pelecehan seksual ini. "Pasca ini kita akan segera lakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara)," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini