Share

Sejarah Hari Ini: Prancis Umumkan Penghentian Sepenuhnya Uji Coba Senjata Nuklir

Rahman Asmardika, Okezone · Sabtu 29 Januari 2022 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 28 18 2539467 sejarah-hari-ini-prancis-umumkan-penghentian-sepenuhnya-uji-coba-senjata-nuklir-bUfay33kvs.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

PADA 29 Januari 1996, sehari setelah Prancis meledakkan senjata nuklir keenam dan terbesar di Pasifik Selatan, Presiden Jacques Chirac mengumumkan negara itu akan menghentikan sepenuhnya uji coba senjata nuklir.

Langkah itu diumumkan Chirac di tengah tekanan dari dalam dan luar negeri yang memprotes keras uji coba senjata nuklir Prancis. Demonstrasi dan boikot terhadap produk-produk Prancis marak dilakukan di berbagai belahan dunia setelah Paris memulai kembali uji coba nuklir pada Juni 1995.

"Saya tahu keputusan yang saya buat pada Juni lalu mungkin telah memancing kegelisahan dan emosi di Prancis dan di luar negeri. Tetapi di dunia yang selalu berbahaya, senjata nuklir bertindak sebagai senjata menahan, senjata untuk keperluan perdamaian," kata Chirac saat itu sebagaimana dilansir BBC.

“Prancis sekarang akan menandatangani sebuah kesepakatan untuk zona bebas nuklir di Pasifik Selatan tahun ini, serta Perjanjian Pelarangan Uji Coba Nuklir Komprehensif yang tanpa syarat mengakhiri semua pengujian di masa depan,” tutupnya.

Pada 13 Juni 1995, Chirac membatalkan moratorium penghentian uji coba nuklir yang diteken pendahulunya, Francois Mitterand. Langkah ini langsung memukul jatuh tingkat kepuasan publik terhadapnya.

Dari Juni 1995 sampai 27 Januari 1996 Prancis melakukan setidaknya enam uji coba nuklir di Atol Mururoa dan Fangataufa, Pasifik Selatan.

Selama rangkaian uji coba itu, kapal angkatan laut Prancis terlibat bentrokan dengan aktivis Greenpeace yang berujung pada penangkapan beberapa kru dan penyitaan peralatan milik organisasi pecinta lingkungan tersebut.

Prancis semula merencanakan 14 uji coba nuklir, namun tekanan yang semakin meningkat membuat Paris mengambil langkah menghentikan rangkaian tes itu lebih awal.

Pada uji coba terakhir di Atol Fangataufa pada Januari 1996, Prancis meledakkan bom nuklir dengan kekuatan setara 120 ribu peledak konvensional, atau enam kali lebih kuat dari bom atom yang dijatuhkan Amerika Serikat (AS) di Hiroshima, Jepang pada 1945.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini