Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Reaksi Mengejutkan Bupati Langkat Dituding Kerangkeng Puluhan Orang dan Dugaan Perbudakan Modern

Erwin Syahputra Nasution , Jurnalis-Jum'at, 28 Januari 2022 |11:47 WIB
Reaksi Mengejutkan Bupati Langkat Dituding Kerangkeng Puluhan Orang dan Dugaan Perbudakan Modern
Kondisi terakhir kerangkeng Bupati Langkat/ MNC Media
A
A
A

LANGKAT – Migrant Care melaporkan temuan kerangkeng manusia di rumah milik Bupati nonaktif Langkat, Terbit Rencana Perangin-angin di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, ke Komnas HAM atas perbudakan modern yang dilakukan Terbit Rencana Perangin-angin.

(Baca juga: Kerangkeng Manusia Bupati Langkat Sudah Ada Sejak 2012 dan Diisi 27 Pekerja Sawit)

Dari hasil penyelidikan Polisi, diketahui tempat itu sebagai tempat rehabilitasi narkoba yang dikelola secara mandiri oleh Terbit Rencana sejak 10 tahun lalu.

Meski tak berizin, namun dari pengakuan Terbit Rencana, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat serta Badan Narkotika Nasional Provinsi, Sumatera Utara.

(Baca juga: 27 Orang Dikerangkeng Bupati Langkat, Gubernur Edy Rahmayadi: Usut Tuntas!)

Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin Angin melalui kuasa hukumnya, Muhendra Roza angkat bicara terkait tuduhan dirinya melakukan perbudakan modern dan kerangkeng puluhan orang.

“Kami menyayangkan berita miring soal keberadaan sel kerangkeng milik Terbit Rencana,” ujar Muhendra, Jumat (28/1/2022).

Menurutnya, sel kerangkeng tersebut ditujukan untuk lokasi pembinaan warga yang kecanduan narkoba dan bukan untuk hal lain seperti ekploitasi perbudakan modren dan penyiksaan seperti yang banyak beredar di media massa.

“Dari banyak masyarakat juga sudah memberikan keterangan, bahwa awalnya dibentuk ini untuk membantu masyarakat untuk rehabilitasi narkoba. Saya disini ingin meluruskan berita yang beredar,” tutupnya.

Sementara itu, pantauan di lapangan, sel manusia yang menjadi polemik di masyarakat tampak sepi aktifitas. Selain sel sudah kosong sejak hari Jumat pekan lalu, hari ini tidak ada lagi keluarga penghuni sel atau warga sekitar yang datang seperti halnya kemarin.

Pintu kedua ruangan sel juga dibiarkan terbuka sehingga bebas dimasuki oleh siapa saja. Sejumlah barang barang milik penghuni sel juga masih berada di dalam.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement