Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Relokasi PKL Malioboro Dimulai Hari Ini, Ada yang Sudah Jualan 22 Tahun

Heru Trijoko , Jurnalis-Selasa, 01 Februari 2022 |15:10 WIB
Relokasi PKL Malioboro Dimulai Hari Ini, Ada yang Sudah Jualan 22 Tahun
Ilustrasi Jalan Mailoboro (Foto : Okezone.com)
A
A
A

YOGYAKARTA - Sesuai kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta, Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Malioboro hari ini, Selasa (1/2/2022) berangsur-angsur mulai dipindah dan menempati lapak baru di teras Malioboro.

Di antara sejumlah pedagang direlokasi lapak dagangannya, salah satu dari mereka mengaku sudah berjualan di Jalan Malioboro selama 22 tahun.

Meski tempat relokasi yang disediakan para PKL Malioboro tersebut tidak seluas dari lapak sebelumnya, namun mereka hanya bisa pasrah. Sementara itu, Pemkot Yogyakarta menyatakan selama satu minggu pasca-pemindahan PKL ke tempat baru, pembatasan kendaraan bermotor di Malioboro yang biasanya dilakukan tiap pukul 18.00 hingga 21.00 WIB, akan dibuka.

Para PKL itu mulai memboyong barang dagangan ke lapak baru di teras Malioboro satu dan dua yang terletak di bekas lahan Gedung Bioskop Indra dan di eks kantor Dinas Pariwasata DIY. Para PKL ini sengaja pindahan lebih awal dari tenggat waktu yang diberikan guna melakukan persiapaan dan bisa berbenah.

Pemkot Yogyakarta sendiri memberikan tenggat waktu bagi PKL Malioboro untuk segera pindah ke tempat baru mulai tanggal 1 hingga 7 Februari 2022 mendatang. Meski lapak baru berukuran kecil dan tidak seluas lapak sebelumnya, namun mereka mengaku pasrah.

Para PKL teesebut berharap lapak mereka akan ramai dikunjungi wisatawan sama seperti saat berjualan di emperan toko di Jalan Malioboro.

"Kesiapannya ya gini-gini aja, baru menata-nata terus bikin pemutup. Kalau buat masuk laci enggak muat. Dari ukuran lapak lebih kecil," ujar salah satu PKL Malioboro bernama Awan Hendrawan.

Awan mengatakan, lapak baru sebagai tempat relokasi tidak bisa dipilih oleh para PKL, melainkan dibagikan dengan cara diundi. "Saya ikuti aturan saja. Tapi lebih enak yang dulu," kata dia.

Kendati demikian, dirinya berharap dengan dipindah ke lokasi yang baru, para wisatawan tetap ramai mengunjungi lapak dagangannya bersama sejumlah PKL lainnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement