Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diminta Pulang oleh Presiden Jokowi, Ainun Najib Mengaku Belum Ada Pendekatan Resmi

Tim Okezone , Jurnalis-Kamis, 03 Februari 2022 |18:35 WIB
Diminta Pulang oleh Presiden Jokowi, Ainun Najib Mengaku Belum Ada Pendekatan Resmi
Pakar IT dan kader NU Ainun Najib (Foto: Nu Online)
A
A
A

JAKARTA – Nama pakar Teknologi Informasi (IT) sekaligus kader Nahdlatul Ulama (NU) Ainun Najib  terus menjadi ‘buah bibir’ di masyarakat. Namanya banyak diperbincangkan setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) memuji kinerjanya dan memintanya pulang kembali ke tanah air.

Ainun mengatakan belum ada pendekatan resmi yang datang kepadanya dari pihak mana pun hingga saat ini. Dia pun mengaku bingung menjawab banyak pertanyaan tentang ajakan Presiden Jokowi kembali ke tanah air.

“Belum tahu mesti merespons bagaimana, belum ada approach (pendekatan) resmi yang datang juga,” kata Ainun singkat, kepada NU Online, Kamis (3/2/2022) pagi.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi menyinggung nama Ainun dalam Pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2022-2027 di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Senin (31/1/2022).

Baca juga: Dibanggakan Jokowi, Begini Reaksi Ainun Najib soal Pulang ke Indonesia

Sejak tujuh tahun lalu, Jokowi mengaku telah mengenal Ainun Najib yang sudah lama bekerja di Singapura. Jokowi pun berharap agar Ainun dapat dibawa pulang ke Indonesia. Namun, persoalan besaran gaji menjadi salah satu persoalan yang harus dipikirkan kembali.

Baca juga: Dibanggakan Jokowi, Ainun Najib Ternyata Juga Peduli Anak-Anak Yatim Piatu

“Saya kenal satu orang. Beliau kerja di Singapura sudah lama, tujuh tahun lalu saya kenal. Mengerjakan semua apa pun bisa. Namanya Mas Ainun Najib, masih muda sekali. (Aktivis) NU. Tapi di sana, gajinya sangat tinggi. Kalau diajak ke sini, gajinya harus lebih besar dari Singapura,” kata Jokowi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement