Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Bima Arya Cek Kesiapan Rumah Sakit

Putra Ramadhani Astyawan , Jurnalis-Senin, 07 Februari 2022 |23:41 WIB
Antisipasi Lonjakan Covid-19, Bima Arya Cek Kesiapan Rumah Sakit
Wali Kota Bogor Bima Arya (Foto : Humas Pemkot Bogor)
A
A
A

BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Forkopimda melakukan sidak ke sejumlah rumah sakit. Hal itu untuk memastikan kesiapan rumah sakit menghadapi lonjakan kasus Covid-19 di Kota Bogor.

Bima meminta kepada rumah sakit di Kota Bogor untuk mengkonversi tempat tidur umum menjadi tempat tidur bagi pasien Covid-19. Sebab, Kota Bogor mencatatkan penambahan 741 kasus baru pada Sabtu 5 Februari 2022.

Sidak ini merupakan instruksi pemerintah pusat untuk mengecek Bed Occupancy Rate (BOR) dan juga untuk memastikan pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit adalah pasien dengan gejala sedang dan berat. Sementara untuk pasien dengan gejala ringan cukup dengan menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Kita pastikan kesiapan fasilitas perawatan pasien Covid-19, khususnya tempat tidur. Secara keseluruhan tempat tidur di rumah sakit sudah di konversi, di antaranya di RS Hermina, RSUD Kota Bogor dan Bogor Senior Hospital," kata Bima, Senin (7/2/2022).

Bima menyebut, sejauh ini BOR di Kota Bogor masih terkendali dan berada di angka 31 persen. Artinya warga yang dirawat lebih banyak memiliki gejala ringan dan kondisinya masih terkendali.

"Artinya semua pihak tidak boleh lalai dan lengah. BOR ini harus di monitor terus. Jika terus merangkak naik, berarti ada sesuatu yang harus kita antisipasi. Hanya ketika BOR RSUD Kota Bogor mencapai 80 persen, rumah sakit perluasan akan kita aktivasi, tapi saat ini belum," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga ingin memastikan prioritas bagi warga yang harus didahulukan dan rumah sakit yang dicek sudah menaati instruksi tersebut, demikian juga di fasilitas ICU.

"Pasien yang dirawat kondisinya yang berat sebagian besar karena komorbid dan lansia. Sebagian besar juga yang dirawat adalah yang belum di vaksin,” jelas Bima.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement