Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Datangi Warga Wadas, KSP: Kami Ingin Dengar Unek-Unek, Mau Marah Silakan

Carlos Roy Fajarta , Jurnalis-Senin, 14 Februari 2022 |07:58 WIB
Datangi Warga Wadas, KSP: Kami Ingin Dengar Unek-Unek, Mau Marah Silakan
Tim KSP datangi warga Desa Wadas untuk menampung aspirasi (Foto: Dok/Dimas Choirul)
A
A
A

JAKARTA - Tim Kantor Staf Presiden (KSP) mendatangi satu per satu rumah warga Desa Wadas kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah, Minggu 13 Februari 2022. Mereka ingin menampung aspirasi warga.

Menurut Tenaga Ahli Utama KSP Joanes Joko, pihaknya bertemu dengan beberapa warga yang pro atas pembangunan bendungan Bener. Tampak di sekitar desa, masih ada beberapa anggota polisi dan TNI yang berjaga.

“Kami ingin mendapatkan informasi secara menyeluruh seputar kronologi insiden pada Rabu (8/2/2022) lalu. Kami juga ingin mendengar bagaimana pendapat mereka soal pembangunan bendungan Bener. Bagi warga yang mendukung, pembangunan bendungan diyakini bisa memberikan banyak manfaat,” ujar Joanes Joko.

Baca Juga:  Konflik Wadas, Gus Yahya Mengaku Siap Hadir Dampingi Rakyat

Tim KSP juga mendatangi dukuh Prajan untuk bertemu warga yang menentang atau kontra terkait pembangunan bendungan Bener. "Di lokasi yang menjadi tempat penangkapan puluhan warga tersebut, sudah tak terlihat lagi penjagaan dari aparat keamanan. Aktivitas warga sudah tampak biasa," jelas dia.

Melihat kehadiran Joanes Joko bersama tiga Tenaga Ahli KSP, beberapa warga dan perwakilan LBH Yogyakarta yang tampaknya sudah menunggu, langsung mengajak tim KSP ke serambi masjid Hidayatul Islam atau lebih sering disebut masjid Prajan untuk berbincang-bincang.

Awalnya, pertemuan hanya diikuti beberapa orang. Namun, setelah beberapa jam, puluhan warga berdatangan dan tempat mengobrol pun pindah ke dalam masjid.

Baca Juga:  Mahfud MD: Penolakan Warga Wadas Tak Akan Berpengaruh Secara Hukum

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement