Share

Tekan Pernikahan Siri, 100 Pasang Pengantin Nikah Gratis

Alip Sutarto, iNews · Senin 14 Februari 2022 19:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 14 340 2547178 tekan-pernikahan-siri-100-pasang-pengantin-nikah-gratis-E6uWFTiicW.jpg Ilustrasi (Foto : Muslim Girl)

JEPARA – Sebanyak 100 pasang calon pengantin akan dinikahkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, 21 Maret 2022. Peserta nikah massal ini akan dinikahkan di Pendapa RA. Kartini Jeparaa dengan mendapatkan sejumlah fasilitas.

Fasilitasi dari pemerintah Kabupaten tersebut diantaranya gratis biaya nikah, mahar berupa alquran dan seperengkat alat solat serta make up atau rias dan sewa baju pengantin pada hari pelaksanaan nikah massal.

“Program ini sebagai wujud kepedulian Pemkab Jepara kepada masyarakat, yakni agar memiliki status hukum yang sah secara agama maupun negara. Sekaligus melindungi kaum perempuan dan anak, agar memiliki kedudukan hukum yang jelas dan kuat,” kata Bupati Jepara Dian Kristiandi saat memberikan sosialisasi nikah massal di Pendapa Jepara, Senin (14/2/2022).

Sosialisasi ini diikuti oleh para pimpinan perangkat daerah terkait, camat, Kepala KUA, modin, dan pimpinan ormas keagamaan di Kabupaten Jepara.

Dalam sosialisasi ini, Bupati meminta dukungan dari para tokoh agama untuk bisa membantu menyukseskan program nikah massal ini. Program ini semata-mata adalah untuk memberikan maslahat dan manfaat kepada warga Jepara.

“Ini merupakan kegiatan yang baru pertama kali di gelar oleh Pemkab Jepara,” imbuhnya.

Bupati menambahkan jika, dari 100 pasang calon pengantin itu, terdiri dari 90 calon pengantin muslim dan sepuluh nonmuslim. Sasarannya adalah warga Bumi Kartini yang masih berstatus bujang atau gadis, janda atau duda.

“Pelaksanaan nikah massal gratis ini sekaligus menyongsong Hari Jadi ke-473 Jepara. Tidak hanya warga muslim, nonmuslim pun akan mengikat janji suci pernikahan di tempat yang pernah dihuni R.A. Kartini,” jelas dia.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Mekanisme pendaftaran peserta dilaksanakan di KUA wilayah masing-masing, dengan difasilitasi oleh desa atau kelurahan dan kecamatan. Sedangkan untuk calon pengantin nonmuslim, melalui pemuka agama sebagai penghunung pencatatan perkawinan di Disdukcapil Jepara.

Lebih lanjut Andi menyebut jika program nikah massal ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya dokumen kependudukan dan pencatatan sipil. Serta, mewujudkan indeks kebahagiaan warga dan sebagai sarana menekan angka pernikahan siri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini