Ia mengatakan, akibat insiden tersebut, terjadi konsentrasi massa di dua desa tetangga. Untuk itu, sebanyak dua pleton aparat kepolisian diturunkan ke tempat kejadian perkara (TKP).
“Saat ini untuk pasukan kami sudah berada di TKP sebanyak dua pleton. Yakni satu pleton Brimob, dan satu pleton Samapta Bahayangkara (Sabhara), serta sejumlah anggota Polsek Haruku,” ucapnya.
Roem mengimbau kepada masyarakat agar tetap menahan diri dan tidak terprovokasi dengan isu-isu yang sifatnya hoaks dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Kami harap kepada masyarakat agar tetap tenang, karena ini juga tidak tahu yang melakukan penembakan itu dari mana,” tuturnya.
Sementara itu, saat ini aparat kepolisian sementara bekerja untuk mengungkap pelaku penembakan hingga mengakibatkan tewasnya warga Hulaliu itu.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.