Share

Polisi Inggris Waspadai Nazi Menuju Ukraina, Cari Ekstremis Sayap Kanan

Susi Susanti, Okezone · Kamis 17 Februari 2022 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 17 18 2548789 polisi-inggris-waspadai-nazi-menuju-ukraina-cari-ekstremis-sayap-kanan-GcbEyHNNTT.jpg Polisi Inggris waspadai anggota Nazi ke Ukraina (Foto: AP)

INGGRIS - Polisi kontra-terorisme Inggris telah menginterogasi para pelancong yang menuju ke Ukraina selama beberapa hari terakhir, mencari ekstremis sayap kanan yang mungkin ingin mendapatkan pelatihan senjata dan pengalaman militer di sana.

Sumber keamanan yang tidak disebutkan namanya mengatakan petugas di gerbang keberangkatan, setidaknya satu bandara utama Inggris,ย  telah menanyai orang-orang yang menuju Ukraina mengenai identitas dan alasan perjalanan mereka.

Langkah itu dilaporkan didorong oleh setidaknya setengah lusin neo-Nazi yang diketahui melakukan perjalanan ke Ukraina minggu ini dari Amerika Serikat (AS) dan negara Eropa yang tidak disebutkan.

Belum ada konfirmasi atau penolakan resmi atas laporan tersebut. Kantor Dalam Negeri hanya mengatakan tidak akan mengomentari operasi kepolisian.

Baca juga:ย Pemimpin Katolik dan Yahudi Kecam Bendera Nazi yang Digunakan di Peti Mati di Gereja

Menurut Guardian, Neo-Nazi Barat mungkin tertarik pada Batalyon Azov, sebuah unit Ukraina yang menggunakan simbol-simbol yang terkait dengan Nazi dan memiliki banyak anggota yang menganut pandangan ekstremis sayap kanan.

Baca juga:ย Kisah Nazi yang Putar Musik Klasik saat Bantai Yahudi

Laporan itu menambahkan bahwa โ€œanti-fasis pengawasโ€ Hope Not Hate menuduh unit pada 2018 merekrut warga Inggris.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Azov telah mengorganisir pelatihan foto-op di kota Mariupol yang ditulis oleh sejumlah outlet Barat โ€“ termasuk beberapa outlet Inggris โ€“ pada Senin (14/2), menampilkan Valentina Konstantinovska yang berusia 79 tahun sebagai contoh orang Ukraina bersiap untuk mengusir rumor yang โ€œ invasi Rusia.โ€

"Invasi" itu seharusnya terjadi pada Rabu (16/2) pagi, tetapi tidak terwujud. Sebaliknya, Rusia mengumumkan bahwa pasukan dan peralatan yang telah dikerahkan untuk latihan telah kembali ke barak mereka.

Azov didirikan sebagai milisi sukarelawan pada 2014, setelah kudeta yang didukung Amerika Serikat (AS) menggulingkan pemerintah terpilih di Kiev. Lambang mereka adalah rune "Wolfsangel" yang digunakan oleh Divisi Panzer SS ke-2 'Das Reich' dalam Perang Dunia II. Unit ini kemudian diintegrasikan ke dalam Garda Nasional Ukraina.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini