Wayang tersebut terlihat memiliki jenggot, dengan peci dan pakaian berwarna merah muda. Penampilan wayang tersebut mengundang gelak tawa penonton.
Sosok wayang yang mirip Ustadz Khalid Basalamah dipertemukan dengan tokoh pewayangan lainnya seperti Hanoman, Arjuna, Gatot Kaca. Kemudian, dipertemukan wayang dengan penggambaran sebagai pekerja seks komersial (PSK).
Saat dipertemukan dengan karakter wayang Baladewa, wayang yang mirip Ustad Khalid Basalamah pun dimusnahkan. Lagi-lagi, adegan itu disambut gelak tawa penonton.
Ceramah yang disampaikan Ustadz Khalid Basalamah saat menjawab pertanyaan jamaah tentang wayang dimusnahkan saja jika dalangnya ingin bertaubat menuai polemik. Kendati, dalam klarifikasinya, Ustadz Khalid menegaskan tidak ada kata-kata mengharamkan wayang.
"Saya ketika ditanyakan wayang, saya menyarankan alangkah baiknya, disarankan, kami sarankan, agar menjadikan Islam sebagai tradisi, bukan tradisi sebagai Islam. Tidak ada kata-kata saya di situ mengharamkan," kata Ustadz Khalid Basalamah mengklarifikasi pernyataannya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.