Share

Hong Kong Temukan Covid-19 di Kemasan Daging Babi dan Sapi Beku Impor

Selasa 22 Februari 2022 17:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 22 18 2551366 hong-kong-temukan-covid-19-di-kemasan-daging-babi-dan-sapi-impor-E4fbXZDFdr.jpg Makanan beku di Hong Kong (Foto: Reuters)

HONG KONG - Pihak berwenang Hong Kong menemukan virus corona dalam sampel yang diambil dari kemasan impor daging sapi beku dari Brasil dan kulit babi beku dari Polandia.

Pusat Keamanan Pangan (CFS) mengambil 36 sampel untuk pengujian dari sekitar 1.100 karton daging sapi beku, dengan berat total 29 ton, diimpor dari Brasil melalui laut. Ditemukan satu kemasan luar dan dua sampel kemasan dalam dinyatakan positif.

Pusat ini juga mengumpulkan 12 sampel dari batch sekitar 300 karton kulit babi beku, dengan berat sekitar 7 ton, yang diimpor dari Polandia melalui laut. Satu sampel kemasan dinyatakan positif Covid-19.

"CFS telah memerintahkan importir terkait untuk membuang daging sapi dan kulit babi dari batch yang sama," terang pemerintah dalam sebuah pernyataan pada Senin (21/2) malam.

"Selain itu, CFS akan meningkatkan pengambilan sampel produk serupa untuk pengujian,” lanjutnya.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Hong Kong Melonjak 60 Kali Lipat, RS dan Pusat Karantina Penuh

Wilayah itu diketahui menerapkan strategi "dinamis nol Covid" yang serupa dengan yang dilakukan China daratan, yang bertujuan untuk memberantas wabah apa pun dengan cara apa pun. Pihak berwenang terus siaga tinggi karena gelombang infeksi baru terbukti lebih sulit dikendalikan.

 Baca juga: Gara-Gara Covid, Hong Kong Tangguhkan Penerbangan Transit dari 150 Negara

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Jumlah infeksi harian telah meningkat tajam tahun ini, mencapai rekor 7.533 kasus pada Senin (21/2), melebihi kapasitas pengujian, rumah sakit, dan karantina pemerintah.

Hong Kong telah memantau impor makanan beku untuk Covid-19 sejak pertengahan 2020 dan menemukan sampel positif pada kemasan ikan bawal pada Agustus 2021 dan pada kemasan sotong pada November 2021.

Pihak berwenang mengatakan Covid-19 sebagian besar ditularkan melalui tetesan dan tidak dapat berkembang biak dalam makanan atau kemasan makanan, dan tidak mungkin menular ke manusia melalui konsumsi makanan.

Namun demikian, mereka merekomendasikan orang menangani makanan mentah secara terpisah, mematuhi aturan kebersihan dan memasak makanan secara menyeluruh.

Dengan peningkatan inspeksi pada impor makanan, Hong Kong kembali mengikuti jejak China daratan dalam kebijakan Covid-19. Tidak seperti negara lain, China menyebut kemasan makanan beku sebagai risiko penyebaran Covid-19.

China Daratan telah mengumumkan sejumlah kasus virus yang ditemukan pada kemasan makanan dingin, yang memicu penolakan barang dan keluhan dari eksportir. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan baik makanan maupun kemasan tidak diketahui rute penularannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini