Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Perang Dimulai, Ini Suara Hati Rakyat Ukraina yang Rela Mati hingga Kebingungan

Susi Susanti , Jurnalis-Jum'at, 25 Februari 2022 |08:46 WIB
Perang Dimulai, Ini Suara Hati Rakyat Ukraina yang Rela Mati hingga Kebingungan
Rusia menyerang, warga Ukraina berhamburan keluar menyelamatkan diri (Foto: AFP)
A
A
A

KIEV - Penduduk ibukota Ukraina, Kiev, terbangun karena suara ledakan dan sirene. Banyak dari mereka mencoba mencari perlindungan atau melarikan diri dari negara itu.

Beberapa berjongkok di stasiun metro kota dan tempat perlindungan serangan udara. Tetapi yang lain mencoba melarikan diri. Lalu lintas macet di jalan raya menuju barat keluar ibukota menuju perbatasan Polandia.

Di jalan-jalan Kiev pagi ini ada dua hal yang terlihat sangat berbeda. Beberapa orang masih akan akan bekerja seperti biasa - berjalan dengan susah payah dan naik bus.

Lalu yang lain banyak yang bergegas ke tempat perlindungan serangan udara atau stasiun metro untuk berlindung. Beberapa bersembunyi di metro kota dan tempat perlindungan serangan udara. Lalu lintas macet di jalan raya menuju barat keluar ibukota menuju perbatasan Polandia.

Baca juga: Perang Rusia-Ukraina, 137 Orang Meninggal dan 316 Terluka

Sedangkan warga lainnya membentuk antrian panjang di bank, supermarket, pompa bensin. Beberapa melarikan diri ke barat dengan mobil.

Salah satu warga, Mark, seorang eksekutif penjualan berusia 27 tahun mengaku siap bertarung demi negaranya. Dia menjadi salah satu dari 900.000 tentara cadangan Ukraina.

Baca juga: Perang Rusia-Ukraina, Eropa Bersiap untuk Gelombang Pengungsi

Mark mengatakan dia siap dipanggil untuk berperang dengan Rusia.

"Kita tidak punya cara lain," katanya.

"Kita harus membela negara kita. Dan mungkin mati dalam perang ini,” lanjutnya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement