Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Beberkan Penyebab Kemacetan Parah di Kawasan Puncak

Agung Bakti Sarasa , Jurnalis-Senin, 28 Februari 2022 |13:24 WIB
Polisi Beberkan Penyebab Kemacetan Parah di Kawasan Puncak
Jalur Puncak, Jabar. (Ilustrasi/Okezone/Putra Ramadhani)
A
A
A

BANDUNG - Ribuan kendaraan terjebak dalam kemacetan parah di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, akhir pekan kemarin, hingga Senin (28/2/2022) pagi.

Salah satu penyebab kemacetan itu adalah banyaknya warga yang berpelesir ke kawasan berhawa sejuk itu. Alasan lain penyebab kemacetan adalah adanya sejumlah kendaraan mogok. Kondisi tersebut mengakibatkan kemacetan parah.

"Kemarin kan weekend, libur panjang, cukup ramai dan di beberapa titik ditemukan ada kendaraan yang mogok," ucap Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo, Senin (28/2/2022).

Meski tak memberikan penjelasan rinci terkait mogoknya sejumlah kendaraan tersebut, berdasarkan catatannya, sebanyak enam kendaraan diketahui mogok saat kemacetan berlangsung.

"Kemarin ada enam mobil mogok," kata dia.

Ibrahim memastikan, pihaknya telah mengerahkan sejumlah petugas untuk melakukan penguraian arus lalu lintas. Menurutnya, kemacetan parah di kawasan Puncak tersebut mendapatkan atensi khusus dari Kapolda Jabar, Irjen Suntana.

"Anggota juga sudah diturunkan, atensi langsung dari Kapolda kepada Dirlantas menurunkan anggota untuk mengurai kemacetan," kata Ibrahim.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, Kombes Romin Thoib menambahkan, pihaknya sudah melakukan upaya maksimal untuk mengatasi kemacetan tersebut.

"Intinya kita sudah maksimal mulai dari ganjil genap, contraflow, kita bikin one way, kita sudah maksimal," kata dia.

Namun, saat disinggung penyebab utama kemacetan tersebut, Romin enggan menyebutkan.

"Untuk lebih lengkapnya, konfirmasi ke Kasat Lantasnya," kata Romin.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement