Share

Cerita Warga Gunungkidul Diancam Pelaku Klitih dengan Gear

Erfan Erlin, iNews · Senin 07 Maret 2022 04:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 07 340 2557312 cerita-warga-gunungkidul-diancam-pelaku-klitih-dengan-gear-IFLu00TZis.jpg Seorang warga mengaku diancam pelaku klitih di Yogyakarta (Foto : MPI)

 YOGYAKARTA - Empat pemuda terduga pelaku klitih ditangkap warga, bahkan nyaris dihajar massa. Hal itu dilakukan lantaran salah seorang warga sempat diancam oleh keempat pemuda tersebut menggunakan gear yang diikatkan dengan ikat pinggang.

Keempat pemuda masing-masing Mj (20) SV (19) DA (19) dan WI (18) diamankan warga yang mengejarnya. Keempat orang pemuda warga Kapanewon Tepus tersebut nyaris menjadi bulan-bulanan warga sebelum akhirnya diserahkan ke polisi.

Catur Sulistyo (30) warga Padukuhan Bansari RT 04 RW 04, Kalurahan Kepek, Kapanewon Wonosari adalah warga yang diancam menggunakan gear. Saat itu ia tengah mengendarai mobil kesayangannya seorang diri.

Sekitar pukul 03.00 WIB ia baru saja pulang dari Kota Yogyakarta merayakan ulangtahun klub mobil yang ia ikuti. Usai menyusuri jalan Jogja-Wonosari, ia kemudian berbelok hendak menuju ke masjid Al Ikhlas karena ingin menunggu subuh sekalian.

"Saya dari Yogya terus berbelok kiri ke Masjid Al Ikhlas," tutur Catur, Minggu (6/3/2022).

Sesampai di depan Masjid Al Ikhlas ia melihat ada dua sepeda motor matik berwarna gelap berjalan zigzag. Pengendara sepeda motor itu juga terdengar berteriak memprovokasi.

Pengendara dua sepeda motor ini saling berboncengan dan pembonceng motor yang belakang terlihat menyeret gear ke aspal dengan menggunakan tangan kirinya. Catur pun meningkatkan kewaspadaannya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Tiba-tiba salah satu di antara mereka ada yang hendak menabrak bamper depan. Catur secara spontan membunyikan klakson mobilnya. Karena kaget bunyi klakson, pembawa gear tersebut mengacungkan senjatanya ke arah Catur.

"Saya berpikir ini klithih. Saya langsung putar balik untuk mengejar mereka namun kehilangan jejak,"ceritanya.

Ia kemudian memutuskan pulang ke rumah. Saat sampai di depan SMA N 2 Wonosari, ia melihat ada 2 sepeda motor matik berhenti di halte bus. Saat ia dekati, Catur melihat ada gear jatuh dari balik baju salah satu pemuda yang nongkrong tersebut. Namun ketika dirinya putar arah, keempat pemuda tersebut sudah kabur.

Sesampai di rumah, relawan BPBD Gunungkidul ini diberitahu rekannya jika ada 4 pemuda membawa gear diamankan warga dan sempat dipukuli. Minggu pagi ia datang ke Mapolres Gunungkidul karena mendapat panggilan pemeriksaan dari kepolisian.

"Saya itu mengejar mereka hendak saya amankan," tutur dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini