Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ribuan Warga Wamena Turun ke Jalan Minta Pemekaran Papua Pegunungan Tengah

Edy Siswanto , Jurnalis-Senin, 07 Maret 2022 |16:36 WIB
Ribuan Warga Wamena Turun ke Jalan Minta Pemekaran Papua Pegunungan Tengah
Ribuan warga Wamena turun ke jalan minta pemekaran (Foto: MPI/Edy)
A
A
A

"Kami tim suku dan masyarakat La Pago berterimakasih kepada anak kami yang berani membuka pembangunan di wilayah La Pago. Nanti kalau ini jadi, maka kami mendukung bapak Jhone Tabo sebagai Gubernur Papua Tengah,"ucapnya.

"Kami sampaikan aspirasi ini sudah kami isi di dalam noken,dan kepada kepala-kepala suku nanti yang akan menyerahkan langsung kepada bapak Ketua Komisi II,"sambungnya.

Mewakili Tokoh perempuan, Mery Wanimbo turut senang dengan rencana pemekaran wilayah adat Laa Pago. Dia malah menyebut perjuangan suaminya hingga meninggal dunia untuk adanya pemekaran.

"Suami saya sudah meninggal, dia juga berjuang untuk pemekaran ini. Jadi saya mohon kepada bapak Ketua Komisi II, untuk segera toki palu sahkan pemekaran Kabupaten dan lanjut Provinsi Papua Tengah atau Laa Pagi,"ucapnya.

Sementara ketua Tim Pemekaran Provinsi Papua Tengah, Jhone Tabo mengaku jika perjuangan pemekaran sudah dilakukan dirinya bersama para pendahulu yang tergabung dalam Partai Golkar Jayawijaya. Dirinya berharap tidak ada yang termakan isu menyesatkan yang menolak pemekaran.

"Jadi adik-adik di Yahukimo, di Pegunungan Bintang, di Lany Jaya, Intan Jaya, Yalimo, Nduga, Tolikara Mamberamo Tengah, saya katakan yang sekarang kalian pimpin ini Kabupatennya itu dulu kalian tolak. Tidak mau pemekaran, tapi apa yang sekarang terjadi, kamu yang nikmati, kamu yang makan,"ucap Jhone Tabo disusul teriakan masyarakat yang hadir.

Ditegaskan, dengan Pemekaran masyarakat sudah keluar dari kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan.

"Saat ini, kemiskinan kebodohan keterbelakangan itu kita sudah keluar dari itu semua, berkat kerja keras pendahulu. Mereka sudah senang dalam kuburan mereka melihat pembangunan, melihat masyarakatnya sekarang. Bersyukur sekrang. Jangan lupakan sejarah yang sudah diperjuangkan para leluhur, kader-kader Golkar yang sisa saya dengan Paskalis ini,"ucapnya.

Sekarang, kata Jhone Tabo yang juga Bupati Mamberamo Raya ini, perjuangannya adalah mengusahakan agar Provinsi Papua Tengah Laa Pago dan beberapa Kabupaten harus bisa terjadi. Dan dikatakan penentu aspirasi nantinya adalah pihak Komisi II DPR RI. Masyarakat jangan termakan isu yang menyesatkan.

"Penentunya ada ini, dia ada sekarang didepan kita, beliau nanti yang akan memperjuangkan aspirasi kita juga di Jakarta. Laa Pago harus bersatu, jangan kita lupa perjuangan. Karena itu jangan dengar isu isu yang berkembang ini yang aneh aneh. Kalian adik-adik kuliah saja banggakan orang tua, supaya tidak ada lapangan kerja dengan pemekaran ini kalian bisa jadi pegawai, pejabat menjadi DPR, Bupati Wakil Bupati,"tegasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement