JAKARTA - Aparat Kepolisian sudah sering melakukan penggerebekan kawasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dalam melakukan penggrebekan petugas kerap mendapat perlawanan.
Adapun perlawanan yang dilakukan masyarakat atau para komplotan narkoba ini terjadi karena sudah mengendus atau mengetahui polisi sedang menuju kawasan tersebut.
BACA JUGA:Gerebek Markas Narkoba di Kampung Bahari, Polisi Diserang Komplotan Pengedar
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Hendra Zulpan mengatakan, bahwa bandar narkoba telah memasang kamera pengintai atau CCTV untuk memantau apabila petugas datang.
"Mereka melengkapi diri adanya CCTV. Untuk memantau apabila petugas datang. Demikian kode yang mereka gunakan diantaranya petasan apabila ada gangguan atau petugas datang," kata Zulpan di lokasi, Rabu (9/3/2022).
BACA JUGA:Penggerebekan di Kampung Bahari, 1.500 Pil Ekstasi dan 350 Gram Sabu Diamankan Polisi
Diterangkan Zulpan, para komplotan ini menaruh CCTV di setiap lokasi atau gang yang menjadi tempat bisnis hitam mereka berjualan narkoba.
"Ini keliatan jalannya lurus ya. Kemudian ada gang gang nya. Jadi di tempat mereka berjualan di tempat mereka menyediakan narkotika ini," ungkap Zulpan.