Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Strategi Sunan Ampel Benahi Moral Anak Pejabat Kerajaan Majapahit

Aulia Oktavia Rengganis , Jurnalis-Kamis, 10 Maret 2022 |05:01 WIB
Strategi Sunan Ampel Benahi Moral Anak Pejabat Kerajaan Majapahit
Sunan Ampel/ wikipedia
A
A
A

JAKARTA - Di asrama pendidikan Ampeldenta, Surabaya menjadi tempat proses Raden Rahmat mengajar dan menggembleng para nayaka praja serta putra-putri kaum bangsawan Majapahit.

(Baca juga: Ketika Sunan Ampel Minta Dibuatkan Masjid Sederhana kepada Raja Majapahit)

Melansir Brawijaya Moksa Detik-Detik Akhir Perjalanan Hidup Prabu Majapahit, Raden Rahmat yang belakangan dikenal sebagai Sunan Ampel menyadari benar bahwa yang diajar dan dididik adalah para pemeluk agama Hindu Budha, sehingga ia harus menerapkan pengajaran yang sangat moderat dan penuh kebijaksanaan.

Maka dari itu, ia harus mampu mengemas ajaran Islam dengan baik agar mudah dipahami dan diterima oleh para nayaka praja serta putra-putri kaum bangsawan Majapahit.

"Kalau aku mengajar mereka secara vulgar, jelas mereka malah menjadi anti-pati! Maka, aku harus menyembunyikan ajaran Islam kepada mereka, sebaliknya aku akan mengemas ajaran Islam tersebut ke dalam suatu ajaran mulia yang sangat islami!" begitu gumam Raden Rahmat ketika hendak mengajar soal Aqidah Islamiyah yang dikemas dalam suatu ajaran yang tidak mencolok.

Ajaran yang diajarkan oleh Raden Rahmat tersebut ternyata berupa 'Falsafah Ma Lima' yang mengajak kepada para murid-muridnya agar menghindarkan dan menjauhkan diri dari lima perbuatan tercela.

Kelima ajaran tersebut yakni 'madon' (main perempuan), 'main' (berjudi), 'minum' (mabuk-mabukan), 'maling' (mencuri), dan 'madat (mengisap ganja).

Hal tersebut bertujuan agar para nayaka praja maupun para putra-putri kaum bangsawan Majapahit tidak ternoda dari perbuatan syirik dan dosa.

Raden Rahmat meyakini, jika mereka terhindar dari perbuatan dosa dan kemaksiatan seperti itu, niscaya akan mudah merasuknya nilai-nilai islami ke dalam jiwa mereka.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement