“Kita ngomong bahasa Inggris saja ya, sebagian besar orang-orang saya ini tidak paham bahasa Arab,” ucap Gus Dur.
“Oh, baik,” Perdana Menteri Atef Ebeid setuju. Sang juru catat Deplu pun lega. Keluar ruangan seusai pertemuan, ganti Gus Yahya yang berbisik ke sang juru catat.
“Beres catatannya?” tanya Gus Yahya. Juru catat hanya meringis. “Nyatat apanya, Pak? Pertemuannya kayak gitu, masak saya nyatetin humor?” ungkap sang juru catat.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.