Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sangiran, Situs Peradaban Manusia di Bumi Nusantara

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Selasa, 15 Maret 2022 |05:34 WIB
Sangiran, Situs Peradaban Manusia di Bumi Nusantara
Museum Purbakala Sangiran (Wikipedia)
A
A
A

BAGI sebagian masyarakat Indonesia, nama Sangiran mungkin sudah familiar sebagai lokasi wisata. Sangiran terletak di dua kabupaten di Jawa Tengah, yakni Kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar. Lebih dari sekadar lokasi wisata, Sangiran adalah situs peradaban manusia purba yang dimiliki Indonesia. Sangiran bahkan menjadi situs manusia purba terbesar dan terpenting di dunia, serta sudah diakui UNESCO atau Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan milik PBB.

Melansir laman resmi Kemendikbud, jenis fosil awal yang ditemukan di lokasi ini adalah Meganthropus paleojavanicus oleh Von Koeningswald pada rentang tahun 1936 hingga 1941. Kala itu, Koeningswald menemukan fosil rahang manusia dengan ukuran jumbo. Nama Meganthropus paleojavanicus pun diberikan yang berarti manusia raksasa dari Jawa. Pada 1937, Koeningswald kembali menemukan fragmen tengkorak yang kemudian diberi nama Pithecantropus. Setelahnya, banyak peneliti-peneliti dan arkeolog asing yang mengunjungi Sangiran untuk melakukan penelitian.

Selain fosil manusia purba, Sangiran juga menjadi ladang segar penemuan artefak-artefak kuno, fosil tumbuhan, hingga fosil hewan. Fosil-fosil tersebut diperkirakan sudah mengendap di tanah Sangiran selama 2 juta tahun. Kini, beragam fosil yang ditemukan itu disimpan rapi di Museum Situs Sangiran.

Tidak hanya sebagai lokasi penyimpanan fosil, Museum Situs Sangiran juga dapat dijadikan lokasi penelitian. Melansir Journal of Indonesian Story bertajuk ‘Perkembangan Museum Situs Sangiran dan Pengaruhnya Terhadap Ilmu Pengetahuan Tahun 1974 – 2004’, pembangunan pertama museum ini dilakukan pada tahun 1974. Kala itu, namanya masih bernama Museum Plestosen yang diperuntukkan sebagai lokasi penampungan dan penyimpanan seluruh temuan fosil di Sangiran.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement