JAKARTA - Ketua umum PBNU, Yahya Cholil Staquf angkat bicara terkait keputusan pengunduran diri KH Miftachul Akhyar dari Ketum MUI.
"Itu adalah hak beliau, kita mempersilakan kepada beliau. Terhadap muktamar saya melihat bahwa rapat AHWA meminta agar Miftahul Akhyar turun dari Ketua Umum MUI," kata Gus Yahya saat ditemui di kantor PBNU, Selasa,(15/3/2022).
Gus Yahya mengatakan seluruh jajaran mendukung pengunduran diri dar Miftachul Akhyar. Menurutnya hal itu telah didasarkan dari berbagai pertimbangan-pertimbangan matang Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU periode 2022-2027.
"Kami semua mendukng PBNU, mendukung keputusan beliau karena. Kami yakin bahwa Rais Aam mempunyai pertimbangan pertimbangan yang matang.
Terkait mekanisme pengunduran sebagai Ketum MUI, Gys Yahya menyerahkan seluruhnya kepada organisasi MUI.
"Bagaimana mekanisme seharusnya di MUI kita persilahkan saja tetapi pada hari ini Rais Aam masih mengatakan bahwa itu keputusan final dari beliau,"ujar dia.
Diberitakan sebelumnya, Diberitakan sebelumnya, KH Miftachul Akhyar menyatakan telah mengirimkan surat pengunduran diri dari jabatan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sebab dirinya saat ini juga menjabat sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).