Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Banjir Rendam 6 Desa di Kabupaten Kebumen

Binti Mufarida , Jurnalis-Selasa, 15 Maret 2022 |14:50 WIB
Banjir Rendam 6 Desa di Kabupaten Kebumen
Banjir. (Ilustrasi/BNPB)
A
A
A

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen melaporkan 6 desa di 3 kecamatan di daerah tersebut terdampak banjir pada Senin malam (14/3/2022), sekitar pukul 23.50 WIB. Banjir itu disebabkan hujan lebat sehingga debit air sungai meluap dan menggenangi permukiman.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, 6 desa terdampak banjir tersebut adalah Desa Pring Tutul, Kalisari dan Redisari di Kecamatan Rowokele; Desa Tugu di Kecamatan Buayan, serta Desa Jatijajar dan Desa Manguweni di Kecamatan Ayah.

Saat ini, BPBD Kebumen yang dibantu TNI, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran dan relawan melakukan upaya penanganan darurat. Petugas mengimbau warga untuk melakukan meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan.

“Di samping itu, warga dapat melakukan evakuasi mandiri secara aman apabila hal tersebut memungkinkan,” kata Abdul dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (15/3/2022).

Petugas gabungan telah menyiagakan dua perahu karet yang dilengkapi pelampung apabila ada warga membutuhkan bantuan evakuasi. Sebanyak 8 personel BPBD bersiaga di tiga kecamatan yang terdampak banjir.

Ketika para petugas berada di lokasi, kondisi cuaca masih hujan sehingga menghambat proses evakuasi.

Pihak BPBD masih melakukan pendataan terhadap warga yang melakukan evakuasi secara mandiri maupun dengan bantuan petugas. “Saat banjir terjadi tinggi muka air berkisar 30 hingga 150 cm,” kata Abdul.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement