MURATARA - Topo (22), warga Desa Pauh, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara, ambruk usai ditembak polisi karena berusaha kabur dan melawan petugas saat ditangkap oleh Tim Beruang Satreksrim Polres Muratara.
Kapolres Muratara, AKBP Ferly Rosa Putra melalui Kasat Reskrim AKP Tony Saputra mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan laporan dari korban Hafidz Nur Effendi (21), warga Desa Beringin Makmur II, Kecamatan Rawas Ilir. Kemudian, anggota langsung melakukan penyelidikan dan mendapat informasi bahwa tersangka Topo sedang berada di rumahnya di Desa Belani.
“Tim langsung bergerak menangkap tersangka, namun saat akan ditangkap tersangka berusaha melarikan diri, tembakan peringatan yang diberikan tidak diidahkan, hingga terpaksa kita tindak tegas,” katanya.
BACA JUGA:Lansia Pemilik Penginapan Bersimbah Darah Dianiaya Pencuri