Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

LaNyalla Nilai Wajar 6 Tuntutan Mahasiswa, Minta Polisi Tak Represif Aksi 11 April

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 08 April 2022 |17:08 WIB
LaNyalla Nilai Wajar 6 Tuntutan Mahasiswa, Minta Polisi Tak Represif Aksi 11 April
Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti. (Dok DPD RI)
A
A
A

JAKARTA - Enam tuntutan mahasiswa yang akan disampaikan dalam aksi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia pada 11 April mendatang dinilai wajar oleh Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

Sebab, isi dari enam tuntutan tersebut adalah suara terpendam kebanyakan rakyat yang belum keluar secara masif. Jadi, mahasiswa menjadi saluran sekaligus penyambung lidah rakyat tersebut.

“Kalau kita baca isi enam tuntutan mereka, sangat wajar. Karena itu, saya ingatkan juga kepada aparat, khususnya kepolisian, jangan represif. Para mahasiswa itu adalah generasi bangsa, yang wajib memikirkan masa depan bangsanya. Mereka juga calon pemimpin masa depan,” kata LaNyalla, dalam keterangan tertulis, Jumat (8/4/2022).

Ia menambahkan, tuntutan pertama mereka yang meminta sikap dan kalimat yang tegas dari Presiden Jokowi tentang penolakan penundaan pemilu dan 3 periode memang diperlukan. Agar elemen lain, termasuk partai politik (parpol) tidak terus menimbulkan kegaduhan publik soal itu.

Sementara tuntutan tentang penundaan dan kaji ulang UU Ibu Kota Negara juga tidak ada salahnya. “Karena memang UU tersebut kurang public meaningful participation dan sekarang sudah ada yang menguji di MK,” tutur LaNyalla.

Sementara tuntutan ketiga, empat, dan lima, lanjut LaNyalla, mutlak adalah tuntutan mayoritas rakyat yang disuarakan mahasiswa. Mulai dari stabilisasi harga sembako, pengusutan mafia minya goreng, hingga penyelesaian konflik agraria yang hampir merata di semua wilayah.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement