Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

4 Pemimpin Daerah yang Masih Keturunan Kerajaan, Ada Sultan dari Yogyakarta

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Senin, 11 April 2022 |05:01 WIB
4 Pemimpin Daerah yang Masih Keturunan Kerajaan, Ada Sultan dari Yogyakarta
Sri Sultan Hamengkubuwono X. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Dahulu kala, Indonesia terdiri atas banyak kerajaan. Mulai dari Kerajaan Kutai, Kerajaan Sriwijaya, Kerajaan Tarumanegara, Kerajaan Demak, hingga Kerajaan Majapahit. Kerajaan-kerajaan tersebut memang sudah tidak lagi eksis, namun keturunannya masih dapat ditemukan.

BACA JUGA: 4 Kerajaan di Indonesia yang Paling Lama Berkuasa, Ini Daftarnya

Di antara keturunan kerajaan tersebut, ada yang menjadi pemimpin daerah. Berikut daftarnya.

1. Dyah Hayuning Pratiwi 

Dyah Hayuning Pratiwi merupakan Bupati Purbalingga periode 2021-2006. Diketahui, perempuan kelahiran 11 April 1987 ini mempunyai garis keturunan Kerajaan Mataram Islam. Perempuan yang akrab disapa Tiwi ini mempunyai keturunan dari Kyai Arsantaka, pendiri Kabupaten Pubalingga. Diketahui, Kyai Arsantaka adalah anak dari Kyai Wanakusuma II dan cucu dari Kyai Ageng Giring IV yang merupakan leluhur raja-raja Mataram Islam. Garis keturunan Kyai Arsantaka yang dimiliki oleh Tiwi ini berasal dari garis ibunya yang bernama RR Ina Ratnawati.

BACA JUGA: Majapahit hingga Sriwijaya, Ini Daftar Kerajaan Nusantara dengan Wilayah Paling Luas

2. Arif Sugiyanto

Arif Sugiyanto merupakan Bupati Kebumen periode 2021-2026. Pada 21 Oktober 2021, pihak Keraton Surakarta Hadiningrat memberi gelar kehormatan kepada Bupati Kebumen ini sebagai Santana Riya Nginggil dengan gelar Kanjeng Raden Arya H. Arif Sugiyanto Wreksonagoro, SH. Arif diangkat menjadi Sentono Dalam (keluarga raja) karena dirinya secara silsilah mempunyai garis keturunan dengan Adipati Kebumen yaitu Aroengbinang V. Aroengbinang V merupakan keturunan bangsawan Keraton Surakarta.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement