JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD meminta semua pihak untuk mengawal agenda politik dan agenda konstitusional, yakni Pemilu Serentak 2024 yang akan digelar pada 14 Februari 2024 dan Pilkada Serentak pada 27 November 2024.
Hal ini disampaikan Mahfud dalam konferensi pers tanggapan atas aksi unjuk rasa 11 April 2022 kemarin, di mana agenda utamanya adalah penolakan atas wacana masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) 3 periode.
“Dan selanjutnya mari kita bersama mengawal agenda politik kita, agenda konstitusional kita yaitu diselenggarakannya Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, Pemilu Legislatif dan Pilkada pada 2024,” kata Mahfud.
BACA JUGA:Perindo Minta Anggota KPU dan Bawaslu Baru Harus Melayani Parpol Demi Pemilu yang Jurdil
Bahkan, Mahfud mengklaim bahwa komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) periode 2022-2027 yang baru dilantik, menyatakan kesiapannya untuk mempersiapkan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada 2024 mendatang.
“Saya baru saja menghadiri pelantikan anggota KPU dan Bawaslu, dan semuanya menyatakan siap akan bekerja menyiapkan Pemilu dan Pilkada 2024 dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
BACA JUGA:Sah! Jokowi Resmi Lantik Anggota KPU dan Bawaslu 2022-2027
Menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini, keberhasilan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada 2024 ini bisa terwujud saat semua pihak peduli akan pertumbuhan demokrasi di Indonesia dan membantu KPU dan Bawaslu untuk mendorong masyarakat berpartisipasi aktif dalam perhelatan pemilu.
“Itu akan berhasil manakala kita yang peduli akan pertumbuhan dan perkembangan demokrasi di Indonesia turut membantu Bawaslu dan KPU, serta mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan tertib serta taat hukum dalam pelaksanaan pemilu,” pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.