Share

Palsukan Buku Nikah, 2 Warga Ditangkap

Demon Fajri, Okezone · Senin 18 April 2022 18:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 18 340 2580984 palsukan-buku-nikah-2-warga-ditangkap-mJ5psnabAa.jpg Illustrasi (foto: freepick)

BENGKULU - Dua warga Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, berinisial JI (32), dan SN (39), ditangkap Tim Elang Jupi, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Polres Kepahiang, Polda Bengkulu.

Kedua terduga pelaku terlibat dalam dugaan tindak pidana pemalsuan buku nikah di wilayah Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Mereka ditangkap ketika berada di salah satu hotel di Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang.

Pengungkapan dugaan pemalsuan itu bermula, dari laporan masyarakat jika ada dugaan pemalsuan buku nikah di wilayah Kabupaten Kepahiang.

BACA JUGA:Buka Warung di Apartemen Kalibata City, Buron Kasus Pemalsuan Ditangkap 

Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Polda Bengkulu, Iptu Doni Juniansyah mengatakan, dari pengakuan terduga pelaku, dugaan pemalsuan itu baru pertama kali dilakukan.

Buku nikah palsu tersebut, kata Doni, mereka cetak secara konvensional. Di mana buku nikah itu dipesan seseorang yang sudah menikah sirih, untuk kelengkapan dari pemesan buku buku nikah.

"Pengakuan terduga pelaku, baru 1 kali. Pemesan sudah nikah sirih, buku nikah palsu itu hanya untuk kelengkapan," kata Doni, Senin (18/4/2022).

BACA JUGA:Ini Peran 4 Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Hasil Swab Antigen di Bandara Soetta 

Buku nikah palsu itu, jelas Doni, dibanderol dengan harga Rp1 juta. Selain menangkap terduga pelaku, jelas Doni, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti.

Adapun barang bukti yang diamankan, satu unit mobil jenis Toyota Kijang Super, warna biru, bernopol BD 1063 HZ, uang Rp1 juta, 2 buah buku nikah asli, dan 2 buah buku nikah palsu.

Lalu, 2 lembar foto copy buku nikah, 1 buah dompet warna hitam, dengan merk haellerry, 1 unit handphone merek VIVO Y21 warna silver, 1 unt Handphone merek VIVO V15, warna biru, dengan cash transparan.

"Terduga pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Kepahiang. Terduga pelaku dikenakan pasal 263 KUHPidana tentang Pemalsuan," pungkas Doni.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini