Tak Kenal Lelah Membantu Orang Lain

Ake Pangestuti. (Foto: KJRI San Francisco)
Pembicara ketiga dalam Webinar peringatan Hari Kartini tersebut, Ake Pangestuti, mengangkat pentingnya kesehatan. “Tiada kesuksesan tanpa kesehatan”, tegas Ibu dua orang anak ini. Tolak ukur kesuksesan adalah kesehatan. Demikian pula, hanya orang yang sehat, jiwa dan raga, yang dapat berjuang meraih mimpinya. Upaya mengkampanyekan kesehatan telah menjadi komitmennya dalam membantu orang lain.
Sejak dulu, lulusan S1 Fakultas Komunikasi UI dan pascasarjana di bidang Komunikasi di University of Illinois Chicago tersebut, banyak terlibat dalam berbagai kegiatan advokasi dan kemanusiaan. Ia telah mencurahkan perhatian, sumber daya, dedikasi dan kontribusinya, bersama timnya, di bidang kemanusiaan, terutama membantu orang yang mengalami masalah demensia.
Ake kini mendapat amanah sebagai Ketua Alzheimer Indonesia (ALZI) Chapter San Francisco. Perannya dalam advokasi terkait Alzheimer dan demensia sangat memberikan arti terutama dalam membantu mengatasi masalah tersebut dan memberikan long life expectancy bagi mereka. “Menjadi tua tak dapat dielakkan, tetapi kita harus siap menjadi tua yang tetap sehat dan bermanfaat”, ujarnya.
Bergabung dengan ALZI San Francisco merupakan wujud tekad dan komitmen membantu masyarakat Indonesia di AS terutama di SFBA, khususnya para penderita Alzheimer dan keluarganya. Pengalamannya dalam menangani autisme yang diderita salah satu anggota keluarganya serta sebagai sukarelawan di banyak kegiatan sosial, menjadi spirit tersendiri sekaligus modalitas penting dalam menggerakan motor organisasi ALZI dalam upaya meningkatkan kesadaran akan Alzheimer sebagai bagian dari penyakit demensia.
“Melalui ALZI, kami ingin terus membantu meningkatkan kualitas hidup orang yang bermasalah dengan Alzheimer dan demensia”, Ake menambahkan.