JAKARTA – Dana Tanggap dan Pemulihan Covid-19 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mengalokasikan 1,7 juta Dollar AS ke Indonesia untuk melindungi masyarakat miskin dan kelompok rentan.
Empat badan PBB yaitu ILO, UNAIDS, UNDP dan UNHCR bersinergi dalam proyek “Employment and Livelihood” selama lebih dari satu tahun terakhir untuk memberikan dukungan kepada penerima manfaat melalui tiga cara:
Mendukung pelatihan kewirausahaan dan pengembangan usaha; memberikan pengembangan keterampilan untuk meningkatkan penghasilan; dan mempromosikan pasar tenaga kerja yang setara dan inklusif, serta bebas dari diskriminasi.
Dalam acara penutupan proyek, Kepala Perwakilan PBB Indonesia Valerie Julliand mengatakan, meski proyek dan program “Employment and Livelihood” beroperasi dalam waktu pendek, terbukti memberikan dampak positif yang signifikan.
“PBB menetapkan target sangat tinggi dalam hal bagaimana kami memberikan pelayanan kepada masyarakat Indonesia,” kata kata Valerie.
Valerie mengatakan, dampak terberat dari Covid-19 menimpa masyarakat di Indonesia, khususnya para perempuan, anak muda, orang dengan HIV/AIDS (ODHA), penyandang disabilitas, dan pengungsi.