Karena kekhawatiran ini, Sulaiman memutuskan tidak menyampaikan permintaan Gus Dur kepada teman-temannya itu.
Beberapa jam kemudian, Gus Dur telepon lagi, memastikan apakah teman-temannya sudah diberi tahu agar mengungsi. Dijawabnya saja “Sudah,” dengan yakin karena memang tak ada tanda-tanda banjir.
Namun tak disangka, beberapa jam kemudian ia mendapat kabar dari berbagai tempat, air sudah mulai menggenangi Jakarta sampai akhirnya menenggelamkan beberapa wilayah. Banjir 2002 ini termasuk salah satu banjir terbesar yang pernah dialami Jakarta dalam sejarahnya.
(Susi Susanti)