Share

Kapal Migran Terbalik di Lebanon, 6 Orang Meninggal Dunia

Agregasi VOA, · Senin 25 April 2022 13:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 25 18 2584832 kapal-migran-terbalik-di-lebanon-6-orang-meninggal-dunia-Bpc4judS9f.jpg Kapal terbalik, 6 orang meninggal dunia (Foto : VoA/AFP)

TRIPOLI - Kapal migran terbalik di lepas pantai Lebanon, sedikitnya enam orang meninggal dunia, termasuk seorang gadis kecil, dalam peristiwa tersebut. Sementara hampir 50 orang lainnya berhasil diselamatkan. Kecelakaan itu merupakan tragedi terbaru di lepas pantai negara yang dilanda krisis tersebut

Kapal itu terbalik pada Sabtu 23 April 2022, malam, di dekat kota pelabuhan Tripoli, Lebanon Utara, titik keberangkatan bagi semakin banyak orang yang berusaha melarikan diri lewat laut yang berbahaya.

Dilansir dari VOA Indonesia, kecelakaan maut itu bukan yang pertama terjadi di negara yang dilanda krisis dan bergulat dengan kehancuran keuangan terburuknya itu.

Tapi kecelakaan tersebut merupakan pengingat suram akan penderitaan di balik semakin banyaknya orang, termasuk warga negara Lebanon dan pengungsi Suriah, yang mempertaruhkan nyawa mereka di laut untuk mencari masa depan yang lebih baik di luar negeri.

“Pasukan angkatan laut dan angkatan darat berhasil menyelamatkan 48 orang dan mengangkat mayat seorang gadis dari kapal yang tenggelam, yang mencoba menyelundupkan mereka secara ilegal,” kata militer dalam sebuah pernyataan.

Dikatakan bahwa kapal yang berlayar dari wilayah Qalamoun selatan di selatan Tripoli itu terbalik karena kelebihan penumpang dan ketinggian air yang hampir membanjiri kapal. “Sebagian besar orang di kapal itu diselamatkan,” kata militer, tanpa menyebutkan kewarganegaraan mereka atau berapa banyak yang belum ditemukan.

“Operasi laut, darat dan udara sedang berlangsung untuk menyelamatkan mereka yang masih hilang,” katanya.

Militer mengatakan satu orang telah ditangkap karena dicurigai terlibat dalam operasi penyelundupan. Militer mengangkat lima mayat di lepas pantai Tripoli pada hari Minggu, menurut Kantor Berita Nasional yang dikelola pemerintah, beberapa jam setelah mayat seorang gadis kecil ditemukan.

Salah seorang penumpang kapal yang selamat mengklaim sebuah kapal tentara mengejar kapal migran itu yang menyebabkannya tenggelam.

“Kapal patroli menabrak kapal kami dua kali ... untuk menenggelamkan kami,” kata pria itu kepada kantor berita AFP di pelabuhan, sebelum diminta diam dan dibawa pergi oleh sekelompok kerabat yang selamat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini