Share

3 Pembunuh Bayaran di Dunia Paling Kejam, Nomor 2 Berdarah Dingin Eksekusi Ratusan Orang

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Selasa 26 April 2022 03:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 25 18 2584980 3-pembunuh-bayaran-di-dunia-paling-kejam-nomor-2-berdarah-dingin-eksekusi-ratusan-orang-6iWlH5XaSd.jpg ilustrasi: Okezone

BEBERAPA pembunuh bayaran di dunia tercatat pernah eksis dan sangat sadis. Mereka bahkan tak segan membunuh korbannya dengan bom mobil. Berikut 3 pembunuh bayaran di dunia yang dilansir beragam sumber, Senin (25/4/2022).

(Baca juga: Perempuan AS Gunakan Dana Bantuan Covid-19 untuk Sewa Pembunuh Bayaran)

1. Abraham Reles

Abraham Reles adalah salah satu pembunuh bayaran dan gangster mematikan di dunia. Pria yang lahir pada 1907 di New York ini biasa disapa dengan nama Abe Reles. Melansir Britannica, keluarga Reles adalah imigran yang hijrah dari Israel (Yahudi) ke AS. Sepanjang perjalanannya, Reles sudah 42 kali ditangkap polisi karena tindak kriminal yang dilakukannya.

Kepada Jaksa, Reles menceritakan bahwa ia bekerja untuk sebuah perusahaan bernama Murder Inc sebagai pembunuh bayaran. Pimpinan yang memerintahkan Reles adalah Albert Anastasia dan Louis Buchalter. Keduanya merupakan kriminal atau penjahat kelas atas. Dalam keterangannya itu, Reles juga mengungkap 70 kasus pembunuhan lain yang belum terungkap.

Pengadilan menghukum Reles dengan hukuman mati yang sedianya akan dilakukan pada 12 November 1941. Sebelum hukuman itu dijalankan, Reles mengakhiri hidupnya sendiri dengan melompat dari lantai 6 hotel Half Moon New York dan tewas seketika. Padahal, hotel itu sudah dijaga 18 polisi yang bekerja secara bergantian.

2. Giovanni Brusca

Pembunuh bayaran selanjutnya yang amat kejam adalah Giovanni Brusca asala Italia. Ia lahir di San Giuseppe Jato, 20 Februari 1957.

Melansir The Guardian, Brusca harus bertanggung jawab atas lebih dari 100 pembunuhan yang ia lakukan sepanjang hidupnya. Kepada jaksa, Brusca mengaku bekerja untuk Cosa Nostra dan membunuh ratusan orang. Ia juga mengaku tidak mengingat siapa saja yang telah menjadi korbannya.

Salah satu korbannya yang berhasil diketahui adalah Giuseppe Di Matteo, bocah 11 tahun yang merupakan anak seorang mafia ternama. Matteo diculik dan disekap selama 2 hari. Dalam keadaan kotor, ia dicekik hingga tewas dan tubuhnya dilempar ke cairan asam.

Korban lainnya adalah hakim Giovanni Falcone yang sangat gemilang di bidangnya. Falcone sangat berani untuk menjatuhkan mafia ternama, Salvatore Riina. Setelahnya, Riina menyewa jasa Brusca untuk menghabisi Falcone dengan bom mobil.

3.. Benjamin Siegel

Benjamin Siegel atau yang lebih dikenal dengan nama Bugsy Siegel adalah pembunuh bayaran berdarah dingin yang sangat sadis. Melansir History, ia selalu melakukan kejahatan dengan sangat rapi dan terorganisir. Siegel lahir pada 28 Februari 1906 dan hidup dengan keadaan ekonomi yang pas-pasan di Brooklyn.

Memasuki usia remaja, Siegel tumbuh sebagai seseorang yang sangat berani dan dijuluki preman remaja. Bersama rekannya, Meyer Lansky, Siegel memalak para pedagang yang ada di sekitar Brooklyn dan mengumpulkan uangnya.

Setelahnya, Siegel dan Lansky berbisnis dalam dunia hitam narkotika, penyelundupan, dan perjudian di New York. Ia juga bekerja sebagai pembunuh bayaran. Salah satu orang yang dihabisinya adalah Joe Masseria di tahun 1931, atas perintah dari bos mafia Lucy Luciano.

Nyawa Siegel melayang akibat menjadi sasaran tembak orang tak dikenal pada 20 Juni 1947. Kala itu, ia tengah duduk bersama temannya, Allen Smiley, di rumahnya di Beverly Hills. Saat itulah peluru menembus kaca rumah dan kepala Segel sebanyak 2 kali. Tidak ada tersangka yang ditetapkan dalam kasus penembakan ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini