Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Ahli Tsunami: Harus Belajar dari Kejadian 2018

Binti Mufarida , Jurnalis-Senin, 25 April 2022 |23:14 WIB
Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Ahli Tsunami: Harus Belajar dari Kejadian 2018
Illustrasi (foto: dok bmkg)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Ikatan Ahli Tsunami Indonesia, Gegar S Prasetya mengingatkan potensi tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau seperti tahun 2018 lalu. Tsunami Selat Sunda pada tahun 2018 dikarenakan oleh adanya longsor bawah laut akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Mengingat, saat ini sedang terjadi peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

“Mitigasi sebenarnya masyarakat tetap diimbau waspada,” kata Gegar saat Konferensi Pers secara virtual, Senin (25/4/2022).

 BACA JUGA:Ahli Tsunami Sebut Peningkatan Aktivitas Gunung Anak Krakatau Wajib Diwaspadai

Gegar pun menjelaskan, belajar dari peristiwa tsunami yang terjadi pada tahun 2018 lalu yang memiliki tipikal propagation, maka area-area yang terdampak tsunami juga sama seperti tsunami tahun itu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement