Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lebaran Pemerintah dan Muhammadiyah Diperkirakan Sama, MUI Juga Sependapat

Widya Michella , Jurnalis-Selasa, 26 April 2022 |14:57 WIB
Lebaran Pemerintah dan Muhammadiyah Diperkirakan Sama, MUI Juga Sependapat
Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan. (Foto: Widya M/MPI)
A
A
A

Diketahui, Kemenag RI telah memperkirakan secara hisab posisi hilal awal Syawal 1443H/2022M sudah dapat terlihat. Sebab pada 29 Ramadan 1443 H yang bertepatan dengan 1 Mei 2022 diperkirakan Kemenag akan berada pada tinggi hilal antara 4 derajat 0,59 menit sampai 5 derajat 33,57 menit dengan sudut elongasi antara 4,89 derajat sampai 6,4 derajat.

"Iya, Insya Allah mudah-mudahan lebaran kali ini bisa bersama-sama. Ukuran hilal imkanur rukyat itu posisi hilal sudah diatas 3 derajat. Itu memungkinkan bisa dirukyat mudah-mudahan lebaran kali ini kita bisa bersama dengan seluruh umat Islam,"kata Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi saat ditemui di kantor Kemenag, Lapangan Banteng,Jakarta, Senin,(25/04/2022).

Sementara itu, Pimpinan Pusat (PP)Muhammadiyah menetapkan awal 1 Syawal atau hari raya idul Fitri 1443H/2022M jatuh pada hari Senin, 2 Mei 2022.

Hal ini tertuang dalam Maklumlat Nomor 01/MLM/I.0/E/2022 yang ditanda tangani oleh Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir beserta Sekretarisnya, Agung Danarto pada 03 Februari 2022 di Yogyakarta tentang penetapan hasil hisab ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1443 Hijriah yang ditetapkan ditetapkan pada 3 Februari 2022.

"Umur bulan Ramadhan 1443 H 30 hari dan tanggal 1 Syawal 1443 H jatuh pada hari Senin Pon, 2 Mei 2022 M,"bunyi maklumat seperti dikutip Senin (25/4/2022).

(Widi Agustian)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement