Dia pun mengungkapkan, jajarannya sudah meminta keterangan Ketua RW setempat guna mendapatkan informasi pendalaman. Sementara saksi lainnya belum diperiksa, lantaran menurutnya masih dalam kondisi berduka atas kehilangan tempat tinggal.
"Untuk sementara saksi yang sudah diperiksa dari Ketua RW setempat. Namun beberapa saksi lainnya karena masih situasi memprihatinkan jadi belum bisa diambil keterangan," ujarnya.
Beruntungnya, Raharja menyampaikan tidak ada korban luka dan jiwa atas kejadian nahas tersebut. Akan tetapi terdapat sejumlah warga yang pingsan karena diduga panik dan terpapar asap api yang terhirup.
Kemudia Raharja menyampaikan, tidak ada warga yang perlu ditangani medis oleh rumah sakit. Meski sempat pingsan, mereka hanya mendapat penanganan medis dari petugas di lokasi hingga siuman.
"Jadi karena menghisap atau menghirup asap, namun sesaat kemudian bisa sadar kembali. Tidak ada luka atau korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini," terangnya.
Diberitakan sebelumnya, Kebakaran di dekat Pasar Gembrong Jalan Jendral Basuki Rahmat, Jakarta Timur mengakibatkan 400 bangunan terbakar. Kebakaran yang terjadi pada Minggu, 24 April 2022 malam ini diduga kuat akibat korsleting listrik.
Kasi Operasional Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan, awalnya si jago merah muncul dari lantai dua rumah salah seorang warga bernama Rawinah. "Penyebabnya korsleting listrik dari rumah Ibu Rawinah di lantai 2," kata Gatot dalam keterangannya, Senin (25/4/2022).
Gatot memaparkan, pihaknya pertama kaki menerima laporan terkait kebakaran sekira pukul 21.06 WIB. Kendati demikian, dengan cepat merambat ke rumah lain yang berbahan dasar kayu.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.