Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cerita Pemudik ke Pemalang Naik Gerobak Motor, Yang Penting Irit Meski Pegal-Pegal

Yohannes Tobing , Jurnalis-Jum'at, 29 April 2022 |22:36 WIB
Cerita Pemudik ke Pemalang Naik Gerobak Motor, Yang Penting Irit Meski Pegal-Pegal
Foto: Yohanes Tobing
A
A
A

“Ke Pemalang perjalanan normal sekitar 18 jam, kalau jalanan macet lebih dari 20 jam. Bensin paling 15 liter, berangkat lima orang kan bisa patungan buat bensin,” tutupnya.

Salah satu penumpang Germor, Yuni (25) mengatakan dirinya bersama suami mudik menggunakan Germor dikarenakan lebih hemat sekaligus yang membawa atau mengendarai adalah keluarga. 

"Lebih hemat juga, karena kita patungan tiap orang Rp200 ribu sampai kampung kalau naik bus Rp400 ribu. Pegel sih di perjalanan tapi cara ini yang paling irit," pungkasnya. 

Adapun keberangkatan rombongan pemudik yang merupakan sopir Bajay ini  dilepas langsung oleh Ketua RW 04, Kelurahan Ancol, Bahrun Sjah beserta  warga sekitar. (qlh)

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement