JAKARTA - Transparency International (TI) merilis laporan pada 2021 tentang Indeks Persepsi Korupsi yang melibatkan 180 negara di dunia. Laporan tersebut mengurutkan negara-negara berdasarkan skor dalam skala 0 (sangat korup) hingga 100 (sangat bersih).
Denmark, Finlandia, dan Selandia Baru adalah tiga besar negara paling bersih korupsi dengan skor masing-masing sebesar 88. Sementara Indonesia mendapatkan skor 38. Meskipun sudah lebih baik dari tahun sebelumnya di 2020, korupsi di Tanah Air masih sangat butuh perhatian serius. Lalu siapa saja negara di Asia yang memiliki tingkat korupsi paling memprihatinkan? Berdasarkan laporan Indeks Persepsi Korupsi tersebut, berikut adalah daftarnya.
Baca juga: Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Turun, Moeldoko : Masih Ada PR Tutup Celah Korupsi
1. Korea Utara
Rakyat Korea Utara berada di bawah cengkeraman pemerintahan ditaktorisme selama bertahun-tahun. Korupsi merupakan hal yang lumrah di negara ini. Dibandingkan negara serumpun dan tetangganya, Korea Selatan, yang penanganan korupsinya bisa terbilang bagus, maka Korea Utara mendapatkan skor CPI yang rendah selama tiga tahun berturut-turut. Skornya pada tahun 2021 sebesar 16, pada tahun 2020 sebesar 18, dan pada tahun 2019 mendapatkan skor 17.
Baca juga: Indeks Persepsi Korupsi Turun, Pemerintah Maksimalkan Sistem Pencegahan dan Terintegrasi
2. Kamboja
Negara di Asia Tenggara, Kamboja, memiliki praktik korupsi yang merajalela. Mulai dari suap pelanggaran lalu lintas sampai ke vonis hukum, sudah akrab dalam kehidupan masyarakat Kamboja. Negara Kamboja mendapatkan skor CPI sebesar 23 pada tahun 2021, skor 21 pada tahun 2020, dan skor 20 pada tahun 2019.