3. Myanmar
Myamar mengalami politik dan ekonomi negara yang terus menurun akibat pemerintahan militer selama empat dekade, kekerasan politik, dan penindasan sistematis terhadap oposisi demokratis. Korupsi di Myanmar termasuk tinggi, tak kalah dari Kamboja. Myanmar mendapatkan skor CPI 28 pada tahun 2021 dan 2020, sedangkan pada 2019 negara ini meraih skor 29.
4. Laos
Masih di kawasan Asia Tenggara, Laos juga memiliki angka korupsi yang tinggi. Mengutip dari Risk & Compliance Portal, budaya korupsi telah dilestarikan oleh LPRP (Partai Revolusioner Rakyat Laos) dan investor asing yang memberikan dukungan politik dan memberikan suap penjabat. Terlebih lagi, meskipun ada UU yang mengatur kriminalisasi penyalahgunaan kekuasaan, penggelapan dana, suap pasif, dan penipuan, pejabat jarang dituntut. Laos mendapatkan skor CPI 30 pada tahun 2021, 29 pada tahun 2020 dan 2019.
5. Papua Nugini
Korupsi di Papua Nugini terjadi hampir setiap hari, bahkan dalam rutinitas normal sekalipun. Mengutip dari Devpolicy Blog, pegawai negeri biasa di Papua Nugini bisa meminta uang makan siang atau tip untuk melakukan pekerjaan mereka. Kehidupan yang sulit dan tingginya angka pengangguran membuat banyak masyarakat di negara ini tak segan melakukan tindakan tak bermoral dan transaksi kotor untuk bertahan hidup. Papua Nugini mendapatkan skor CPI 31 pada tahun 2021, skor 27 pada tahun 2020, dan skor 28 pada 2019.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.