Share

Gembong Narkoba Terbesar Kolombia Diekstradisi ke AS, Presiden Bandingkan dengan Pablo Escobar

Susi Susanti, Okezone · Kamis 05 Mei 2022 17:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 05 18 2589673 gembong-narkoba-terbesar-kolombia-diekstradisi-ke-as-presiden-bandingkan-dengan-pablo-escobar-g8dOZC4vid.jpg Gembong narkoba terbesar Kolombia diekstradisi ke AS (Foto: Reuters)

KOLOMBIA - Kolombia telah mengekstradisi gembong bandar narkoba dari geng kejahatan terbesar di negara itu ke Amerika Serikat (AS).

Presiden Kolombia Iván Duque mengatakan Dairo Antonio Usuga, lebih dikenal sebagai Otoniel, adalah bandar narkoba paling berbahaya di dunia.

Saat mengumumkan ekstradisi, Duque membandingkan Otoniel dengan gembong narkoba Kolombia yang terkenal, Pablo Escobar.

"Ekstradisi ini menunjukkan tidak ada seorang pun di atas negara bagian Kolombia," katanya dalam pesan video.

Baca juga: 5 Gembong Narkoba Terkaya di Dunia, Nilainya Ada yang Capai Rp500 Triliun

Dia menuduh Otoniel membunuh para pemimpin masyarakat sipil, petugas polisi, dan anak-anak.

Otoniel memimpin kartel Klan Teluk dan dicari di AS atas tuduhan perdagangan narkoba.

Baca juga:  Profil Gembong Narkoba Terbesar dalam Sejarah Asia yang Ditangkap di Belanda

Penangkapannya pada Oktober tahun lalu mengakhiri perburuan selalam tujuh tahun dan bulan lalu Mahkamah Agung Kolombia menyetujui ekstradisi.

Menurut pihak berwenang Kolombia, Klan Teluk memperdagangkan antara 180 dan 200 ton kokain per tahun,

Sebelum penangkapannya, Otoniel adalah orang yang paling dicari di Kolombia dan pemerintah telah menawarkan hadiah sebesar USD800.000 (Rp11,5 miliar) untuk informasi tentang keberadaannya. Adapun AS telah memberikan hadiah USD5 juta (Rp72 miliar) untuk kepalanya.

Klan Teluk beroperasi di banyak provinsi dan memiliki koneksi internasional yang luas, terlibat dalam penyelundupan narkoba dan manusia, penambangan emas ilegal, dan pemerasan.

Klan ini diyakini memiliki sekitar 1.800 anggota bersenjata, yang sebagian besar direkrut dari kelompok paramiliter sayap kanan. Anggota mereka telah ditangkap di Argentina, Brasil, Honduras, Peru dan Spanyol.

Geng tersebut menguasai banyak rute yang digunakan untuk menyelundupkan narkoba dari Kolombia ke AS, dan hingga ke Rusia. Pihak berwenang di AS menggambarkannya sebagai kelompok bersenjata berat dan sangat kejam.

Otoniel akhirnya ditangkap di tempat persembunyiannya di pedesaan di provinsi Antioquia di barat laut Kolombia pada Oktober tahun lalu, dekat perbatasan dengan Panama dalam operasi yang melibatkan 500 tentara yang didukung oleh 22 helikopter.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini