Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Raja Jawa Tanpa Mahkota, Orang Pertama yang Teriak Indonesia Merdeka

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 06 Mei 2022 |08:05 WIB
Kisah Raja Jawa Tanpa Mahkota, Orang Pertama yang Teriak Indonesia Merdeka
HOS Tjokroaminoto (Foto: Wikipedia)
A
A
A

JAKARTA - Haji Oemar Said (HOS) Tjokroaminoto merupakan orang pertama yang meneriakkan Indonesia merdeka. Bahkan, dia dijuluki 'Raja Jawa Tanpa Mahkota' (De Ongekroonde van Java) saking ditakutinya oleh pemerintah Hindia Belanda.

Pria kelahiran Desa Bakur, Tegalsari, Ponorogo, Jawa Timur 1883 itu tak memiliki pendidikan formal. Putera dari Raden Mas Tjokroamiseno ini hanya lulusan akademi pamong praja Opleiding School Voor Inlandse Ambtenaren (OSVIA) di Magelang.

Tjokroaminoto otodidak memiliki pengaruh kuat di kalangan rakyat jelata. Bahkan, tidak sedikit rakyat yang menganggapnya sebagai Ratu Adil, karena gagasannya dianggap melebihi zaman serta selalu berpihak kepada rakyat dan tanah airnya.

Namun, Tjokroaminoto menolak sebutan tersebut, seperti ditulis sejarawan Ahmad Mansyur Suryanegara, dalam bukunya 'Menemukan Sejarah, Wacana Pergerakan Islam di Indonesia'. Dia justru mengingatkan bangsa Indonesia untuk bekerja keras menciptakan Indonesia merdeka.

Perjalanan karir Tjokroaminoto dimulai saat dirinya bertemu Haji Samanhudi, pendiri Sarekat Dagang Islam (SDI), di Surabaya pada 1912. Saat itu, Tjokro mengusulkan agar nama SDI diubah menjadi Sarekat Islam - tanpa meninggalkan misi dagangnya - agar lebih luas cakupannya.

Usul tersebut langsung diterima dan ia diminta menyusun anggaran dasar SI. Pada 10 September 1912, SI resmi berdiri dengan Samanhudi menjadi ketua dan Tjokroaminoto menjadi komisaris untuk Jawa Timur.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement