JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melakukan pengecekan kesiapan Pelabuhan Merak dalam menerima para pemudik yang balik ke Pulau Jawa melalui jalur laut.
(Baca juga: Viral! Bikin Macet Arus Balik, Tukang Bakso Kesasar Masuk Tol Tangerang)
Menururnya, puncak arus balik mudik lebaran diprediksi akan terjadi mulai dari 5 Mei sampai dengan 8 Mei 2022. Pemerintah tentunya telah berupaya untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan arus balik seperti di bandara, jalan tol, stasiun, maupun pelabuhan.
Oleh karena itu, Pelabuhan Merak sudah siap untuk menerima kedatangan para pemudik yang kembali ke Pulau Jawa. Selain itu, untuk menghindari penumpukan penumpang dan kendaraan pada Pelabuhan Merak pemerintah juga melakukan penambahan Pelabuhan Ciwandan sebagai alternatif penurunan penumpang.
Sebaliknya, selain Pelabuhan Bakauheni Lampung yang menerima arus balik para pemudik dari Pulau Sumatra terdapat tambahan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya.
"Jadi, nanti untuk mengantisipasi arus balik pemudik tidak hanya Pelabuhan Merak dan Bakauheni saja yang difungsikan tetapi ada tambahan yaitu Pelabuhan Ciwandan dan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya," jelasnya.
Letak Pelabuhan Bandar Bakau Jaya berada tidak jauh dari Pelabuhan Bakauheni, nantinya para pemudik arus balik setelah keluar dari tol trans Sumatera mereka akan diarahkan menuju Jalan Raya Lintas Pantai Timur Sumatera sejauh 2 KM untuk sampai di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya.
Sedangkan letak Pelabuhan Ciwandan berada di sebelah barat Pelabuhan Merak, nantinya para pemudik yang turun dari pelabuhan Ciwandan akan diarahkan menuju Gerbang Tol Cilegon Timur untuk kembali ke Jakarta.