Share

18 Pesawat Tempur dan Pembom China Masuk Zona Pertahanan Udara, Taiwan Berjuang Habis-habisan Menghadang

Susi Susanti, Okezone · Sabtu 07 Mei 2022 17:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 07 18 2590426 18-pesawat-tempur-dan-pembom-china-masuk-zona-pertahanan-udara-taiwan-berjuang-habis-habisan-menghadang-te1af7phNr.jpg Taiwan memperingatkan 18 pesawat China yang masuki zona pertahanan udara (Foto: Twitter/taiwanformosan)

TAIPEI - Kementerian pertahanan Taiwan mengatakan Angkatan Udara Taiwan bergegas pada Jumat (6/5/2022) untuk memperingatkan 18 pesawat China yang memasuki zona pertahanan udaranya. Ini adalah bagian dari apa yang merupakan pola serangan reguler yang membuat marah pemerintah di Taipei.

Kementerian tersebut mengatakan misi terbaru termasuk enam pesawat tempur J-11 dan enam J-16 China serta dua pembom H-6.

Pesawat pengebom tersebut, didampingi oleh pesawat anti-kapal selam Y-8, terbang ke selatan Taiwan melalui Selat Bashi yang memisahkan pulau itu dari Filipina.

Menurut peta kementerian, pesawat lainnya terbang di atas area di timur laut Kepulauan Pratas yang dikuasai Taiwan di ujung atas Laut Cina Selatan.

Baca juga: Kekuatan Militer Tak Seimbang, 2 Juta Tentara China Lawan 163.000 Prajurit Taiwan

Kementerian mengatakan tentara Taiwan dikirim untuk memperingatkan pesawat China dan rudal pertahanan udara dikerahkan untuk memantau kegiatan.

Baca juga: China Kirim 38 Pesawat Tempur ke Taiwan, Datang dalam 2 Gelombang

Tidak ada tembakan yang dilepaskan dan pesawat China tidak terbang di wilayah udara Taiwan, tetapi di Zona Identifikasi Pertahanan Udara, area yang lebih luas dipantau dan patroli Taiwan yang bertindak untuk memberikan lebih banyak waktu untuk menanggapi setiap ancaman.

Taiwan, yang diklaim oleh China sebagai wilayahnya sendiri, telah mengeluhkan misi serupa yang berulang kali dilakukan oleh pesawat China, yang telah menjadi kejadian umum selama dua tahun terakhir ini.

Taiwan saat ini dalam keadaan siaga tinggi karena kekhawatiran China dapat menggunakan invasi Rusia ke Ukraina untuk membuat langkah militer serupa di pulau itu, meskipun pemerintah Taipei belum melaporkan tanda-tanda bahwa Beijing akan menyerang.

Jumlah pesawat yang terlibat jauh dari serangan skala besar terakhir, yakni 39 pesawat China pada 23 Januari lalu, dan sejak itu, fly-bys semacam itu dilakukan dengan pesawat yang jauh lebih sedikit.

Tidak ada komentar langsung dari Kementerian Pertahanan China. China telah menggambarkan misi sebelumnya seperti untuk mempertahankan kedaulatan negara dan untuk melawan "kolusi" dengan pasukan asing - referensi terselubung untuk dukungan AS untuk Taiwan.

Jepang minggu ini melaporkan delapan kapal angkatan laut China, termasuk sebuah kapal induk, melintas di antara pulau-pulau di rantai Okinawa selatan Jepang, ke timur laut Taiwan.

China tidak pernah meninggalkan penggunaan kekuatan untuk membawa Taiwan di bawah kendalinya, dan Selat Taiwan tetap menjadi ‘titik panas’ militer yang berpotensi berbahaya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini