Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Keistimewaan Jayanagara dan Hayam Wuruk Naik Jadi Raja saat Masih Anak-anak

Avirista Midaada , Jurnalis-Senin, 09 Mei 2022 |05:56 WIB
Keistimewaan Jayanagara dan Hayam Wuruk Naik Jadi Raja saat Masih Anak-anak
Raja Majapahit, Hayam Wuruk (foto: dok wikipedia)
A
A
A

Raja muda kedua adalah Hayam Wuruk yang dinobatkan sebagai raja muda di Kahuripan (Jiwana) dengan nama raja abhiseka Sri Rajasanagara seperti yang tercatat dalam piagam O.J.O LXXXIV, bagian muka baris 9 yang berbunyi Jiwanarajya patistha Dyah Hayam Wuruk Bhatara Sri Rajasanagara nama rajabhiseka.

 BACA JUGA:Aturan Ketat Pernikahan, Istilah Wulanjar Gadis Rasa Janda Mencuat di Masa Kerajaan Majapahit

Dimana pengangkatan raja muda tidak bergantung pada tingkaran usia. Mengingat baik Jayanagara maupun Hayam Wuruk naik tahta saat masih usia anak-anak. Pemerintahan di negara bawahan yang bersangkutan dijalankan oleh patih dan para menteri.

Pada zaman Tribhuwana Tunggadewi Jayawisnuwardhani, negara bawahan Daha telah diisi oleh Dyah Wiyah Rajadewi Maharajasa Kahuripan, yang secara resmi diperintah oleh Tribhuwana Tunggadewi Jayawisnuwardhani yang menjadi raja di Majapahit. Demikian pula saat pengangkatan Jayanagara sebagai raja muda di Daha, pada tahun 1295. Pada pertengahan tahun 1293, Daha ditundukkan oleh Nararya Sanggaramawijaya, Jayanagara yang masih anak-anak diangkat sebagai raja muda di Daha, diemban oleh patih Daha Empu Sora.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement